Dari Smart Talk Show Badan POM: Kenali Ciri-ciri Kosmetik Mengandung Merkuri – KILASMALUKU.com
AMBOINA

Dari Smart Talk Show Badan POM: Kenali Ciri-ciri Kosmetik Mengandung Merkuri

Smart Talk Show BPOM tentang cerdas memilih kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya, di Swissbel Hotel, Sabtu (8/12)

KILASMALUKU.com- Tingginya penjualan kosmetik secara online ikut membawa dampak buruk bagi konsumen. Produk yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri sulit diberantas. Apalagi produk tersbut berasal dari produsen yang tidak jelas, di luar Maluku. Kosmetik seperti ini umumnya berbahaya jika digunakan.

Kepala BPOM Ambon Hariani mengatakan, pengawasan produk kosmetik menjadi sangat kompleks saat transaksi mulai bergeser ke era digital. Konsumen bisa membeli kosmetik secara mudah dan murah hanya melalui smartphone. Namun tentu sangat berisiko.

“Sehingga konsumen harus waspada. Pahami betul produk-produk kosmetik yang aman untuk dipakai. Lewat kegiatan seperti ini, kami harapkan informasi bisa tersebar luas. Mau cantik, tapi harus juga cerdas,” ungkap Hariani dalam acara Smart Talk Show: Smart Choice and Smart Beauty di Swiss-Belhotel, Ambon, Sabtu (8/12).

BPOM Ambon selalu melakukan pengawasan kosmetik, obat-obatan hingga makanan secara rutin. Dari beberapa kali pengawasan, ditemukan sejumlah kasus terkait peredaran kosmetik berbahaya. “Misalkan kami menemukan penjualan kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan kimia berbahaya di Gedung Putih, Pasar Mardika. Di sana ada sejumlah toko obat dan kosemtik yang diidentifikasi tidak aman. Mereka menjual produk yang sudah dilarang,” ungkap Hariani.

Meski begitu, lanjutnya, pedagang cukup cerdik dalam bertransaksi. Kebanyakan kosmetik yang tidak aman itu dijual tidak terang-terangan atau dipajang. Mereka hanya memberikan kepada pembeli yang sudah menjadi langganan atau yang khusus menanyakan langsung produk tersebut.

Produk-produk itu didapatkan dari Pulau Jawa. Distributor di Ambon biasa memesan melalui internet atau sudah melakukan kerjasama. Jenis produknya kadang tidak jelas. Tidak ada alamat perusahaan atau keterangan BPOM.

“Biasanya kami menemukan kandungan merkuri dalam produk-produk ini. Masyarkat harus hati-hati, cerdas mengenali produk yang mengandung merkuri. Jika efek pemutihnya cepat dan kontras di kulit, bisa jadi itu mengandung bahan kimia berbahaya, harus waspada,” tegas Hariani mengingatkan.

Hingga akhir tahun 2018, BPOM Ambon telah menemukan 6 kasus penjualan kosmetik, obat hingga makanan yang berbahaya dan tanpa izin edar. Beberapa dari kasus tersebut diproses secara hukum. “Karena beberapa kali sudah melakukan pelanggaran akhirnya diserahkan ke aparat penegak hukum,” tegas Hariani. (Redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top