Upaya Eksekusi Tanah Pasar Perumnas Nyaris Bentrok di Kantor Desa Waiheru – KILASMALUKU.com
AMBOINA

Upaya Eksekusi Tanah Pasar Perumnas Nyaris Bentrok di Kantor Desa Waiheru

Ilustrasi

KILASMALUKU.com – Sengketa lahan seluas 40.150 meter persegi (4 hektar) di Pasar Perumnas Desa Waiheru, Kecamatan Baguala berujung saling bentak di Kantor Desa. Itu setelah, pihak keluarga Matulessya bersama kuasa hukumnya, Hz Rumalean dan juru sita dari Pengadilan Negeri Ambon (PN) datang untuk mengkonfirmasi ke Kepala desa.

Tujuannya, pihak keluarga Matulessya akan segara melaksanakan sita Eksekusi sesuai Perintah Pengadilan Negeri Ambon (PN) Nomor 160. Namun rencana itu ditentang keluarga Nasela bersama kuasa Hukumnya, Edison. Keduanya pun terlibat saling dorong dan bentak-bentakan. Beruntung petugas di kantor Desa Waiheru segera melerai kedua pihak.

Menurut Kuasa Hukum Nasela, Edison, pihak keluarga Matulessya tidak bisa membuktikan kebenaran bahwa Tanah tersebut telah Resmi dibeli. Karena itu, itu keluarga Nasela melarang keras proses penarikan hak (Eksekusi) tanah dilaksanakan.

“Pembatalan surat Nomor 160 sudah dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), kenapa lagi harus ada kegiatan sita Eksekusi. Ini perbuatan melawan Hukum. Saya siap di tangkap jika perlawanan saya ini salah,” tegas Edison saat di temui KILASMALUKU.com di Kantor Desa Waiheru (19/7) pekan kemarin.

Sementara itu, Usman Ely, Kades Waiheru mengatakan, tidak bisa megambil keputusan untuk menandatiangani persetujuan Sita Eksekusi Tanah dari Pengadilan Negeri Ambon (PN), dikarenakan tidak mau ambil resiko mengingat perimbangan keamanan.

“Mengingat kondisinya seperti ini, kami tidak bisa mengambil resiko. Surat persetujuan eksekusi belum bisa saya tandatangani,” tegas Usman. (Redaksi_KM03)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top