Begini Cara Kades Waiheru Ajak Warganya Tangkal Kasus KDRT – KILASMALUKU.com
AMBOINA

Begini Cara Kades Waiheru Ajak Warganya Tangkal Kasus KDRT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Waiheru, Sabtu (7/7)

KILASMALUKU.com- Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi kekhawatiran semua pihak. Berbagai cara dilakukan untuk menekan angka kriminal tersebut di Maluku, salah satunya seperti yang dilakukan Kepala Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon, Usman Ely, Sabtu (1/7) kemarin.

Demi meningkatkan kesadaran warganya atas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Pemerintah Desa Waiheru menggelar diskusi publik yang melibatkan pihak-pihak yang berkompeten. Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak, Kota Ambon, Rian Purmiasa, turun langsung memberikan penjelasan kepada warga. Ada juga perwakilan dari kepolisian.

“Kami ingin masyarakat sadar khususnya para suami, bagaimana cara membimbing keluarga hingga menjadi keluarga yang berkualitas. Kasus KDRT di Waiheru harus berakhir karena hanya akan merugikan anak-anak,” ujar Usman, Sabtu (7/7).

Karena itu, lanjut Usman, agar kegiatan diskusi tersebut lebih berbobot, pihaknya sengaja mengundang langsung Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan serta pihak dari Kepolisian, serta melibatkan seluruh warga dan perangkat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak, Rina Purmiasa mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya khusus Desa Waiheru, hampir setiap tahun terjadi kekerasan Perempuan dan Anak. Oleh sebab itu, kegiatan seperti ini harus menjadi Anggenda Desa agar wawasan masyarakat terkait KDRT bisa tercerahkan.

“Saya melihat kasus KDRT di Desa Waiheru selalu ada setiap tahun, ini menunjukan kurangnya kesadaran masyarakat, sehingga perlu melakukan upaya pembinaan seperti yang dilakukan sekarang,” ujar Rina.

Dikatakan, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Karena itu, kegiatan sepeti ini masuk dalam poin jangka panjang pemberdayaan manusia, serta menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota untuk turun langsung memberikan pembekalan bagi masyarakat. “Kami akan sangat mendukung program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat,” kata Rina.

Sementara itu, warga yang hadir terlihat antusias mendengarkan penjelasan-penjelasan dari Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak, serta perwakilan dari kepolisian.

“Kami sangat setuju dengan kegiatan ini, agar kami dan teman-teman lain bisa tau dengan jelas hal-hal yang menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga,” ujar Ibu Putuhena salah satu warga Waiheru yang hadir.

“Kini kita lebih paham hal-hal yang masuk dalam kategori KDRT. Banyak hal yang harus dipahami kepala keluarga dan ibu rumah tangga. Apa lagi kebanyakan laki-laki lebih mengutamakan rasa egois, dengan begini kita akan lebih sadar,” tambah Nasri Kaimudin, Warga Waiheru yang juga ikut hadir. (Redaksi_KM03)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top