Maluku Berduka untuk Surabaya, Assagaff: Jangan ada Tempat untuk Terorisme! – KILASMALUKU.com
AMBOINA

Maluku Berduka untuk Surabaya, Assagaff: Jangan ada Tempat untuk Terorisme!

KILASMALUKU.com– Aksi bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5) pagi mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Banyak yang mengecam sekaligus berduka atas aksi teror yang menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan orang dari tiga Gereja, yaitu Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Jalan Ngagel Madya 1 Surabaya, GKI Diponegoro, dan Gereja GPPS Arjuno.

Duka yang mendalam juga disampaikan Gubernur Maluku non aktif, Said Assagaf. Menurutnya, aksi teror terhadap jemaat di Surabaya membuat dunia terpukul. Semua bersedih melihat aksi biadab tersebut, tak terkecuali Maluku, kita pun ikut berduka .

“Bersama seluruh anak bangsa bahkan seluruh warga dunia, saya Said Assgaff menyatakan sedih, kecewa sekaligus duka yang paling dalam untuk keluarga korban meninggal dalam peristiwa bom di Surabaya. Termasuk juga lima polisi korban di Mako Brimob, Depok akibat kekejian terorisme yang terjadi beberapa hari yang lalu,

“Kita semua sepakat bahwa peristiwa bom di Surabaya adalah bentuk terorisme dan perbuatan melakukan bom di gereja pada saat umat dan jemaat Kristiani sedang melakukan ibadah misa dan kebaktian merupakan perbuatan pengecut, perbuatan terkutuk, perbuatan biadap dan perbuatan keji,” ujar Assagaff di Ambon, Minggu (13/5).

Assagaff juga memberi dukungan terhadap pemerintah pusat serta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dalang dibalik aksi teror tersebut. Para pelaku, harus mendapat hukuman yang maksimal.

“Jika perlu dijatuhi hukuman mati. Saya mendukung pemerintah dan aparat terkait untuk mengevaluasi kembali terhadap segala upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme di Indonesia. Kita berharap, ke depannya, negeri ini lebih aman, lebih nyaman, lebih damai dan bebas dari bibit, sarang-sarang dan cengkeraman terorisme. Jangan beri tempat untuk mereka!” tegas Assagaff.

Gubernur periode 2013-2018, juga meminta kepada Polda Maluku, jajaran TNI dan pihak terkait lainnya di Maluku agar waspada dan mampu mengantisipasi setiap gerakan terorisme.

“Saya memohon kepada jajaran Polda Maluku, jajaran TNI yang ada di Maluku, jajaran pemerintah di provinsi dan di kabupaten dan kota, termasuk seluruh warga Maluku agar waspada dan mampu melakukan antisipasi terhadap setiap gerakkan terorisme. Kita sepakat, lebih baik mencegah daripada terlambat. Tanah Maluku harus bebas dari teroris dan terorisme,” demikian Said Assagaff berharap.

Selanjutnya, Said Assagaff mengajak seluruh warga Maluku untuk ikut mendoakan para korban yang tidak bersalah. Semoga mereka diberikan tempat istrahat yang damai, serta keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan.

“Kita juga berdoa agar bangsa dan negara Indonesia, termasuk tanah Maluku, lebih aman, tenteram, damai dan bebas dari segala macam bentuk kejahatan terorisme. Persaudaraan dan hidup pela gandong harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat Maluku,” imbau Assagaff. (Redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top