Ibu Muda Raup Rp600 Juta saat jadi Calo Penerimaan Polisi di Ambon – KILASMALUKU.com
KRIMINAL

Ibu Muda Raup Rp600 Juta saat jadi Calo Penerimaan Polisi di Ambon

Tersangka calo penerimaan polisi, Fergie J Mandagi saat berada di Polda Maluku (foto: Serambimaluku)

KILASMALUKU.com- Fergie J Mandagi cuma bisa merunduk ketika digiring polisi saat berada di Polda Maluku, Rabu (2/5). Ibu muda ini ditangkap karena berperan sebagai calo dalam penerimaan calon anggota polisi sejak Februari 2017 lalu.

Saat menjalankan aksinya, Fergie berhasil meraup untung hanya dari dua korban sebesar lebih dari Rp600 juta. Caranya, dia meyakinkan mereka jika punya koneksi di Mabes Polri yang bisa meluluskan saat proses seleksi berjalan.

Para korban terperdaya dengan kata-katanya, sehingga mereka nekat menyerahkan uang. Korban pertama menyetor ke rekening pelaku sebesar Rp562. 800.000 dan korban kedua sebesar  Rp 185. 750.000.

“Ada dua korban yaitu Fifi Handani dan Nugraheni Mulia Dina, yang berasal dari Jakarta dan Sulawesi Barat. Mereka dijanjikan akan diloloskan oleh kenalannya di Mabes Polri. Syaratnya harus menyetor sejumlah uang ke rekeningnya,” ujar Dirkrimum Polda Maluku, Kombes Pol Gupuh Setiyono, Rabu (2/5).

Namun, setelah menyetor uang ratusan juta tersebut, Fergie malah menghilang. Kedua korban berusaha menghubungi nomor ponselnya namun tidak berhasil. Nomornya tidak lagi aktif.

Karena merasa ditipu, kedua korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda Maluku, pada awal April lalu.

Kombes Pol Gupuh mengatakan, sejak menerima laporan, polisi langsung melakukan perburuan Fergie hingga ke luar Maluku. Dia ditangkap Subdit I Ditkrimum Polda Maluku bekerja sama dwngan Polda NTT, untuk membekuknya di Desa Alkani, kecamatan Wailipu, Kabupaten Malaka, NTT, pada 29 April 2018, dan dibawa ke Ambon tanggal 1 Mei.

Dikatakan, perkenalan korban dengan tersangka berawal dari informasi yang disampaikan oleh keluarga mereka di Ambon. Perkenalan berlanjut hingga ketahap kerjasama untuk meloloskan mereka jadi anggota polisi jika berani menyetor uang.

“Untuk korban Nugraheni Mulia Dina itu dari bukti printout rekening bank, orang tunaya sudah mentransfer sebanyak Rp 562. 800.000, sendangkan korban Fifi uang yang ditransfer sebesar   Rp 185. 750.000,” ungkap Kombes Gupuh, seperti dikutip dari Serambimaluku.

Korban melapor aksi Fergie ke Polda Maluku pada tanggal 6 April 2018. Tersangka dilaporkan ke polisi setelah kedua korban tidak lagi bisa menghubunginya.

Dari tangan tersnagka, polisi menyita barang bukti berupa masing-masing satu buku tabungan dan ATM, dua telepon genggam serta sejumlah fotocopy ijazah. Sementara uang hasil kejahatan tersangka masih dalam pengembangan.

“Tersangka mengaku uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk membuka usaha dan saat ini kita masih mendalaminya,”ujarnya.  (SERAMBIMALUKU/Redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top