Abdullah Vanath Terlilit Hutang Rp1,2 Miliar, Ditagih Malah Menantang – KILASMALUKU.com
DAERAH

Abdullah Vanath Terlilit Hutang Rp1,2 Miliar, Ditagih Malah Menantang

KILASMALUKU.com- Kesabaran Syarifudin Djogja tak bisa lagi ditahan-tahan lagi. Bekas rekan Abdullah Vanath saat menjabat Bupati SBT itu terpaksa melakukakan somasi karena tak ada itikad baik dari Vanath dan keluarga.

Melalui tim kuasa hukumnya, syarifudin kembali melayangkan surat somasi (peringatan)  kedua kalinya agar Vanath  segara membayar hutang sebesar Rp 1.230.000.000.

“Karena belum ada kepastian dari Abdullah Vanath untuk membayar hutang kepada klien kami, maka pada Rabu kemarin, kami resmi melayangkan somasi yang kedua,” ucap Ketua Tim Kuasa Hukum, Abdusyukur Kaliky, kepada wartawan, di Ambon, Kamis (16/3).

Dan untuk kejelasan penanganan kasus hutang ini, kata Kaliky, Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Maluku berjanji akan segera memanggil Abdullah Vanath untuk mempertanggungjawabkan hutangnya pada Syarifudin Djogja.

“Kami juga sudah datang di Kantor Polda Maluku untuk mempertanyakam surat proses kelangsungan perkara hutang ini. Dan Ditkrimum berjanji dalam waktu dekat akan memanggil Abdullah Vanath untuk diselesaikan,” katanya.

Sebelumnya, Syarifudin Djogja telah datang menemui Abdullah Vanath dan istrinya di kediaman mereka di kawasan Lorong Putri, Desa Batumerah, untuk meminta pertanggung jawaban membayar separuh pinjaman uang. Sayangnya, itikad baik dari Syarifudin Djogja tidak diindahkan.

“Klien kami sudah datang baik-baik ke rumah Badullah Vanath. Namun, jawaban dari Abdullah Vanath beserta istrinya saat itu terkesan tidak pernah berurusan dengan Syarifudin Djogja. Bahkan, dengan nada lantang istri Abdullah Vanath meminta kepada Syarifudin Djogja agar melaporkannya ke polisi maupun jaksa,” keluh Kaliky.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2005 – 2007 Syarifudin Djogja yang berprofesi sebagai kontraktor saat itu telah banyak membantu Abdullah Vanath dengan meminjamkan uang yang jika ditotalkan hutangnya sebesar Rp 1.230.000.000.

Syarifudin Djogja, kata Kaliky, berani meminjamkan uangnya berkali-kali kepada Abdullah Vanath lantaran dijanjikan akan diberikan sejumlah proyek oleh Abdullah Vanath jika yang bersangkutan (Vanath) terpilih sebagai Bupati SBT.

“Kami sudah kumpulkan sejumlah bukti-bukti pinjaman, diantaranya bukti transfer di BPDM sebanyak 24 lembar dan bukti kwitansi yang ditandatangani langsung oleh Abdulah Vanath sebanyak 92 lembar,” jelas Kaliky.

Ia juga menegaskan, alasan klienya mendesak Abdullah Vanath untuk segera membayar hutang lantaran kliennya bersama istrinya sedang sakit dan kini membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan rutin.

“Kami sadar bahwa tahun ini adalah tahun pilkada. Dan Abdullah Vanath merupakan calon wakil Gubernur Maluku mendampingi Herman Koedoeboen selaku calon Gubernur Maluku. Namun karena klien kami juga membutuhkan banyak uang untuk pengobatan, maka tidak ada pilihan lain selain meminta uang yang dipinjam Abdullah Vanath itu,” tandas Kaliky. (RIO/RM/Redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top