Tak Terima ada Pemilihan Raja Secara Terbuka, Kubu Ibrahim Wokas ‘Ngamuk-ngamuk’ – KILASMALUKU.com
DAERAH

Tak Terima ada Pemilihan Raja Secara Terbuka, Kubu Ibrahim Wokas ‘Ngamuk-ngamuk’

rapat bersama tokoh adat negeri urung, tokoh agama dan muspika

KILASMALUKU.com- Masyarakat Negeri Urung, Kecamatan Ukarsengan, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) kembali menggelar rapat terbuka terkait pemilihan raja pada 8 Maret kemarin. Rapat ini melibatkan pimpinan Kecamatan, tokoh agama dan tokoh adat se kecamatan Ukarsengan.

Namun sayang, niat masyarakat tidak berjalan mulus. Kubu raja, Ibrahim Wokas sepertinya tak terima dengan konfirmasi silsila mata rumah parenta, sesuai aturan pemilihan raja di Urung.

Akibatnya, rapat para saniri bersama tamu se kecamatan Ursengan diwarnai perang mulut. Hal itu disesalkan masyarakat karena akan menibulkan persepsi negatif dari para undangan yang hadir.

Kubu raja yang melakukan protes adalah Hayatudin Wokas. Dia beranggapan silsila yang disampaikan calon raja muda tidak jelas dan melakukan protes dengan suara keras dalam rapat.

Protes itu disampaikan saat salah satu calon raja, Ahmad Rifai Wokas, memaparkan konsep silsila depan forum peserta yang hadir. Tujuannya agar tidak saling mengklaim.

“Dengan begini tidak ada yang saling mengklaim melainkan akan terbuka, mana hitan dan mana putih,” ujarRifai Wokas.

Lanjutan pembacaan silsila keturunan Garis lurus tersebut dengan jelas disebutkan jika kakek Raja Urung, Muhamad Ibrahim Wokas, bernama Husin Kosso yang di berikan mandat untuk memegang tongkat kerajaan dari istrinya siti hadija Wokas dengan perjanjian husin menyandang marga Wokas.

Sementara itu, pelaksanaan rapat dilakukan meriah di Negeri Urung. Para peserta Muspika yang datang di iringi tarian adat Wali Wali Wosa khas Urung. (Redaksi_KM06)

 

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top