Soal Blok Masela Pemda NTT lebih Lihai, Sebagian Hak Maluku Terancam Hilang – KILASMALUKU.com
AMBOINA

Soal Blok Masela Pemda NTT lebih Lihai, Sebagian Hak Maluku Terancam Hilang

Ilustrasi

KILASMALUKU.com-  Pemerintah Provinsi Maluku mulai kelabakan usai mendegar pidato menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan soal Participation Interest (PI) 10 persen.

Jonan mengatakan PI 10 persen dari Blok Masela nantinya akan dibagi dua dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pidato yang sisampaikan dalam pembukaan Kongres HMI XXX, itu pun langsung membuat pejabat daerah langsung kepanasan. Mengingat, mereka sudah terlanjur PeDe dengan letak geografis dan janji mantan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sementara, Pemda NTT sejak awal terus melakukan lobi ke pemerintah pusat  untuk ikut keciprat pengeloaan gas alam abadi di Blok Masela.

Hasilnya, pemerintah pusat mulai mengakui NTT, sementara pejabat di Maluku masih terus mengeluh dan belum terlihat upaya yang lebih strategis.

Terbaru, Penjabat Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua juga menyampaikan protesnya ke media. Dalam pernyataannya Selasa (27/2), Sahubura menegaskan akan bersama-sama dengan DPRD Maluku bertemu presiden untuk menuntut hak pengelolaan Blok Masela

“Maluku tetap berpegang pada keputusan Menteri ESDM tahun 2014 bahwa Maluku sebagai wilayah yang mengelola Blok Masela. Kami akan membawa DPRD Maluku sebagai representase rakyat Maluku, bertemu pemerintah pusat,” tegas Sahubura.

Menurut dia, pemerintah pusat, baik pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo mengakui hak partisipasi pengelolaan gas alam abadi Blok Masela sebesar 10 persen milik Maluku.

Untuk itu, ia pun mengaku sudah meminta Kepala Dinas ESDM Maluku Martha Nanlohy mempersiapkan peta lokasi Blok Masela sebagai bahan pertimbangan saat pertemuan dengan mentri kedepannya. (Redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top