Garap Siswi SMP di Pantai Hatuhuran, Oknum DPRD SBB Masuk Bui, RASAIN! – KILASMALUKU.com
DAERAH

Garap Siswi SMP di Pantai Hatuhuran, Oknum DPRD SBB Masuk Bui, RASAIN!

ilustrasi

KILASMALUKU.com– Sempat lolos dari tuntutan jaksa atas kasus pencabulan anak di bawah umur, Fredrick Solissa akhirnya dijemput tim Jekasaan Negeri (Kejari) Seram Bagian Barat (SBB). Fredrick alias Ferry ditangkap pada Jumat (2/2) di rumahnya sekitar pukul 13.00 WIT dna dijebloskan ke Lapas Piru.

Kejadian pencabulan sendiri terjadi pada 2015 lalu. Korban saat itu masih duduk dibangu SMP.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Masohi menghadiahkan vonis bebas kepada Ferry. Hakim menyatakan Fery tidak bersalah, sedangkan JPU menuntut wakil rakyat ini dipenjara 6 tahun. Langkah kasasi JPU pun berhasil.

Kasipidum Kejari SBB M Nur Eka Firdaus membenarkan penahanan terhadap Ferry.

“Jaksa yang melakukan penangkapan itu saya sendiri sebagai Kasipidum Kejari SBB, bersama jaksa Meggi Salay, dibantu Kasat Sabhara Polres SBB,dan anggota Sabhara serta Kanit Reskrim Polsek Kairatu. Beliau ditangkap untuk menjalani hukuman pidana sebagaimana putusan Mahkamah Agung RI No.1751/K/Pid.Sus/2017. Kasusnya percobaan dengan kekerasan, perbuatan cabul terhadap anak yang dilakukan oleh terpidana pada saat aktif sebagai anggota Dewan Fraksi Gerindra,” jelasnya, seperti dikutip dari Ambonekspres (GRUP FAJAR).

Menurutnya, terpidana Fredrik Solissa dijatuhi hukuman pidana penjara selama 3 tahun 4 bulan, denda Rp 15 juta subsider 1 bulan kurungan. “Putusannya sudah inkracht . Memang ada upaya hukum lain yakni Peninjauan Kembali (PK) namun PK tidak menunda atau menghentikan esekusinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, kasus asusila yang dilakukan Ferry itu terjadi di Pantau Hatuhuran, SBB pada 2015 lalu. Kejadian itu baru diketahui keluarga secara tidak sengaja, ketika korban terlibat saling ejek dengan salah satu temannya. Sang teman saat itu mengungkapkan insiden yang menimpa korban pada malam itu.

Kabar itu rupanya sampai ke telinga orang tua korban. Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, orang tua dan keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat.

Meskipun keduabelah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan insiden tersebut secara kekeluargaan, namun perkara tersebut tetap diproses oleh Kapolres SBB. (NEL/Ameks/Redaksi_KM01)

 

 

 

 

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top