Main-main dengan Sertifikat Tanah Palsu, Mantan Dirut Panca Karya Jadi Tersangka – KILASMALUKU.com
KRIMINAL

Main-main dengan Sertifikat Tanah Palsu, Mantan Dirut Panca Karya Jadi Tersangka

kota ambon

KILASMALUKU.com- Kasus sengketa lahan eks Hotel Anggrek seluas 1,4 hektar makan korban baru. Jika sebelumnya Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maluku dijebloaskan ke penjara, kini Matan Direktur PD. Panca Karya, Yopie Huwae yang jadi tersangka.

Penetapan Huwae ini berdasarkan ekspose ditingkat penyidik Satreskrim Polres Pulau Ambon, Rabu (31/1). Huwae diketahui menggunakan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) 99 palsu saat mengajukan peninjauan kembali di Mahkamah Agung.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy menjelaskan, Huwae diduga sengaja menggunakan SHGB palsu untuk memenangkan kasus sengketa lahan eks Hotel Anggrek, yang melibatkan pemerintah Provinsi Maluku.

“Hasilnya dia (Yopie Huwae) ditetapkan sebagai tersangka,” umbuh Teddy, kemarin.

Seperti diketahui, dalam penyidikan kasus ini, polisi telah menyita beberapa dokumen, termasuk HKGB nomor 99 yang dianggap palsu.

Teddy juga mengatkaan, pihaknya telah memeriksa Direktur PD Panca Karya, Afras Pattisahusiwa hingga Kakanwil BPN Provinsi Maluku Jaconias Walalayo.

”Tidak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan, mengingat banyak pihak yang terlibat,” jelasnya.

Dalam kasus eks Hotel Anggrek, Pemrov Maluku berhadapan dengan pemilik lahan Martin Stavanus Muskita. Pengadilan kemudian memutuskan Muskita sebagai pemilik sah, namun mengajukan kasasi. Dalam pengejuan kasasi tersebut, Mantan Dirut Panca Karya kemudian memakai sertifikat SHGB palsu. (Redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top