Mantan Kadis Infokom Maluku Korupsi Rp308 Juta untuk Bikin Jamuan Menteri dan Istrinya di Ambon – Kilas Maluku
AMBOINA

Mantan Kadis Infokom Maluku Korupsi Rp308 Juta untuk Bikin Jamuan Menteri dan Istrinya di Ambon

KILASMALUKU.com- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku akhirnya memutuskan, Mantan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Maluku Ibrahim Sangadji, harus dikurung 6 Tahun 5 Bulan penjara.

Terdakwa dinyatakan terbukti korupsi dalam proyek pembuatan Master Plan e -Goverment dan proyek penguatan jaringan web Maluku tahun 2015, sebesar Rp308.709.338 dari total anggaran  Rp 1,6 miliar.

“Ibrahim Sangadji terbukti secara sah melanggar pasal 2 dan pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” tegas JPU Ekhart Haer saat membacakan amar tuntutannya di pengadilan Tipikor Ambon, Senin (4/12) .

 

Selain pidana badan, mantan Kadis Infokom Maluku itu juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 tahun dan 2 bulan penjara, serta dibebankan membayar uang pengganti senilai Rp 251 juta subsider 3 tahun dan 3 bulan penjara.

“Hal yang meringankan, terdakwa memiliki tanggungan keluarga, dan terdakwa mengakui perbuatannya. Sementara hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa sangat tindak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi,” ujar JPU.

JPU menguraikan, perbuatan terdakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 308.709.338. Tahun 2015 dianggarakan dana yang bersumber dari APBD sebesar Rp 1,6 miliar untuk 2 item kegiatan yakni pembuatan Master Plan e-Goverment dan proyek penguatan jaringan web Maluku.

Terdakwa saat itu bertindak sebagai Kadis Infokom sekaligus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Dalam pelaksanaan proyek dimaksud, Dinas Infokom menggandeng pihak ketiga yakni CV Bintang Timur. Namun, dalama pelaksanaanya, selama 3 bulan terakhir dinas belum melakukan pembayaran kepada pihak ketiga dan pertanggungjawabannya dibuat seaka-akan sudah dilakukan pembayaran.

Padahal CV Bintang Timur harus membayar tunggakan pembayaran uang WiFi kepada pihak penyedia layanan yakni PT Telkom. Yang menjadi masalah adalah pihak Dinas Infokom Maluku belum menggantikan uang WiFi itu ke CV Bintang Timur.

Sementara dari proyek pembuatan master plan di Dinas Kominfo Maluku diketahui telah selesai dikerjakan 100 persen, sementara pihak ketiga yang mengerjakan belum menerima pembayarannya sebesar Rp 800 juta lebih.

Sangadji mengaku telah menggunakan anggaran 2 proyek di tahun 2015 itu untuk menjamu atau memfasilitasi kedatangan Menteri Kominfo RI beserta istrinya di Kota Ambon pada 5 Juli 2015.

Usai pembacaan tuntutan JPU, terdakwa melalui penasehat hukumnya akan mengajukan pembelaan pada sidang yang diagendakan pekan depan. (NEL/Ameks/redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!