Fakta-fakta Terbaru dari Buang Papilaya, Ayah Bejat yang Perkosa Anak Kandung Sampai Pendarahan – Kilas Maluku
KRIMINAL

Fakta-fakta Terbaru dari Buang Papilaya, Ayah Bejat yang Perkosa Anak Kandung Sampai Pendarahan

KILASMALUKU– Polres Pulau Ambon dan Pp Laese berhasil mengungkap pelaku pemerkosaan bocah delapan tahun hingga pendarahan. Setelah diperkosa, korban kemudian dibuang oleh ayanhnya, Buang Jois Papilaya di depan Bank BCA, sekitar terminal Mardika dalam kondisi masih berlumuran dari, Selasa (17/10) lalu.

Perlakuan bejat Buang Papilaya pun mendapat perhatian serius dari masyarakat. Banyak yang merasa miris dengan ulah pelaku karena tega memperkosa anak kandungnya secara sadis.

Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Polres Ambon

Lalu apa yang mendasari Buang Papilaya melakukan aksi asusila tersebut? Berikut fakta-fakta miris tentang pelaku kasus pemerkosaan anak kandung.

PELAKU SERING MENGKONSUMSI MIRAS
Setelah tertangkap dan menjalani pemeriksaan intensif di Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Senin (23/10), terungkap jika Buang Papilaya tidak memiliki pekerjaan tetap. Dia juga sering mengkonsumsi miras usai pulang menarik bejak. Karena sering mabuk-mabukan, buang dikenal sebagai orang yang tempramen dan tidak jarang menggunakan kekerasaan terhadap enam orang anaknya.

ISTRI MENINGGALKAN PELAKU KARENA SERING MENGALAMI KEKERASAN FISIK

Kabar mengenai kondisi rumah tangga pelaku juga terungkap saat pemeriksaan. Buang diketahui sudah pisah ranjang dengan isterinya sejak lima bulan lalu. Tidak diketahui pasti penyebab keretakan rumah tangganya, namun kabar yang beredar jika istrinya meninggalkan Buang karena sering mengalami kekerasan fisik.

MENGAKU PERKOSA ANAK KARENA KEBUTUHAN BILOGIS DAN PENGARUH MIRAS

Dari keterangan korban, perbuatan bejatnya dilakukan karena sudah lama pisah ranjang dengan istrinya. Karena kebutuhan biologis yang tidak tersalurkan itu, Buang akhirnya melampiaskannya ke anak kandung. Pelaku juga mengaku khilaf karena memperkosa anaknya dalam pengaruh miras.
“Saya melakukan itu, Selasa (17/10) sekitar jam 03.30 WIT. Memang saya dalam keadaan mabuk karena habis minum sopi, saya khilaf” ujar pelaku saat menjalani pemeriksaan.

PERKOSA ANAKNYA DI LOKASI TERMINAL LALU DITINGGALKAN BEGITU SAJA

Perbuatan biadap Buang Jois Papilaya itu ternyata dilakukan pelaku di lorong sekitar terminal Mardika. Belum diketahui pasti alasan pelaku melakukannya di lokasi terminal.
“Setelah saya selesai minum, saya dari kamar kos dan bersama korban ke pantai losari di Pasar Mardika. Di lorong rumah makan padang, di situ saya berbuat itu dengan anak saya. Saya pergi tinggalkan anak saya di depan Bank BCA. Itu sekitar pukul 05.00,” aku Buang.

UNTUK MENUTUPI PERBYATANNYA, PELAKU SENDIRI YANG MELAPORKAN PEMERKOSAAN ANAKNYA KE POLISI

Buang Papilaya tahu jika anaknya mengalami pendarahan hebat usai diperkosa, namun dia tetap meninggalkan anaknya dalam kondisi lemas di depan Bank BCA, Terminal Mardika.

Pelaku kemudian pura-pura tidak mengetahui jika anaknya diperkosa, saat pertama kali ditemukan tukang sapu terminal. Untuk menyempurnakan sandiwaranya, pelaku sendiri yang melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Saya tinggalkan anak saya di depan bank itu jam 05.15 WIT. Setelah saya di hubungi tukang sapu memberitahu menemukan anak saya tidur tak berdaya berlumuran darah di samping Bank BCA. Katanya dibawa ke RS GPM. Untuk menutupi kesalahan, saya berpura-pura melaporkan ke polisi agar tidak diketahui saya pelakunya,” terang Papilaya.

UKURAN ALAT VITAL PELAKU TIDAK WAJAR

Sumber di Polres Pulau Ambon dan Pp Lease menyebutkan, ukuran alat vital pelaku pemerkosaan tidak wajar. Pelaku kemungkinan sengaja menyuntik obat pembesar di bagian alat vitalnya sehingga ukurannya tidak wajar.
“Kemungkinan pelaku pakai obat pembesar dibagian alat vitalnya,” ujar sumber di kepolisian. (redaksi_KM01)

 

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!