Hasil Survei: Tiga Alasan Publik Maluku Mulai Ingin Assagaff Lengser – Kilas Maluku
POLITIK

Hasil Survei: Tiga Alasan Publik Maluku Mulai Ingin Assagaff Lengser

KILASMALUKU.com- Survei Terbaru yang diumukan Konsultan Citra Indonesia (KCI)- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network menyatakan, calon Petahana, Said Assagaff bisa tumbang di Pilgub Maluku 2019.

Berdasarkan data survei terbaru per 27 September- 5 Oktober 2017, pesimisme publik terlihat dari tingkat keterwakilan responden yang menyatakan Assagaf masih bisa dikalahkan sebanyak 45 persen. Sementara 23.1persen mengatakan sulit dikalahkan dan 31 persen menjawab tidak tahu.

“Dari peta posisi petahana, ini cukup riskan” ujar Ikram Masloman, Peneliti /Manager Operasional KCI, saat publikasi data survei ‘Meningkatnya Keinginan Gubernur Baru di Maluku’, Rabu (18/9), di Hotel City.

Selain itu, survei tersebut juga mencatat, mayoritas publik Maluku menginginkan adanya gubernur baru, dimana sebanyak 43.8 persen tidak lagi ingin Asagaff memimpin, dan hanya 32.1 persen masih ingin gubernur lama.

“Dari data tersebut menunjukan bahwa Said Assagaff bukanlah petahana yang kuat,” papar Ikram.

Dijabarkan, ada tiga alasan yang melatarbelakangi keinginan publik Maluku ingin adanya gubernur baru.

Pertama, Mayoritas publik Maluku merasa hidupnya tidak berubah selama lima tahun terakhir. Ini terlihat dari total 52.4 persen responen yang mengaku kondisi ekonominya stagnan, dan 39.7 persen mengaku lebih baik.

Kedua, mayoritas publik Maluku ingin adanya perubahan. Keinginan ini tergambar dari jawaban responden sebesar 65.4 persen dan hanya 25.6 persen yang menginginkan status quo.

Ketiga, mereka yang menginginkan Gubernur Said Assagaff memimpin kembali ada dibawah 50 persen. 41.7 persen ignin petahan kembali memimpin, sementara 28.2 persen mengatakan tak menginginkan Assagaff kembali memimpin Maluku.

“Persentasi yang tidak ingin Assagaff memimpin Maluku disebut resistensi terbuka. Sementara jumlah 30.1 persen yang menjawab tidak tahu/tidak menjawab disebut resistensi tertutup,” terang Ikram.

Sementaraitu, survei yang diumulan tersebut dilakukan pada tanggal 27-5 Oktober 2017. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 660 responden yang dipilih berdasarkan metode multistage random sampling dengan marjin error plus minus 3.9 persen (redaksi_KM01)

 

 

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!