Bupati dan Sekda Malteng Nyemplung ke Sungai bersama KAHMI, Ribuan Material Sampah Diangkat dari Sungai – Kilas Maluku
DAERAH

Bupati dan Sekda Malteng Nyemplung ke Sungai bersama KAHMI, Ribuan Material Sampah Diangkat dari Sungai

Kilasmaluku.com-Peringatan hari jadi atau Milad Korps Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku Tengah ke-51 tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni, aksi bersih sungai.

Dua sungai tersebut, yakni Kali Durian dan Kali Udang yang terletak di pusat Kota Masohi, ibukota Kabupaten Maluku Tengah. Kali adalah sebutan sungai di Maluku.

Ribuan material sampah masyarakat berhasil diangkut dari dua aliran Kali tersebut sejak aksi bersama KNPI Maluku Tengah, Kodim 1502/Masohi serta Pelajar Sabtu hingga Minggu, (24/9).

Kondisi kotornya dua Kali itu mendorong KAHMI Malteng menggas aksi peduli sampah dan lingkungan. “Untuk peduli sampah dan lingkungan, ” pungkas Sukri, koordinator aksi kepada tim Kilas Maluku.

Ketua KAHMI Maluku Tengah, Rakib Sahubawa mengemukakan, aksi bersih sungai merupakan wujud komitmen KAHMI terhadap masyarakat dan lingkungan. “Ya, komitmen Kahmi untuk masyatakat dan lingkungan, ” katanya.

Lepas dari itu, kegiatan bersih sungai sejalan dengan visi pemerintah Tuasikal Abua dan Marlatu Leleury 2017-2022, yakni Kota bebas sampah dan kota tanpa kumuh

Untuk itu, langkah guna mendukung keberhasilan program tersebut. Itu dimulai secara internal selanjutnya mengajak seluruh warga, terutama warga yang tinggal di bentaran sungai agar lebih pekah terhadap sampah.

Yaitu tidak membuang sampah ke sungai. Sahubawa yang ikut nyemplung ke sungai mengemukakan, dua sungai tersebut pada Hulu nya masih digunakan warga untuk kebutuhan mencuci dan mandi.

Nah, jika sungai telah terkontaminasi banteri, maka dapat mengakibatkan wabah penyakit. Disisi lain, tumpukan sampah membuat sungai menjadi kecil. “Karena itu terus kita kampanyekan dan gelar aksi, ” katanya.

Tak kalah, bupati Tuasikal Abua pun turun ke sungai membersihkan sampah. Tuasikal berkomitmen membabaskan Masohi dari sampah dan menjadikan Kota Masohi nyaman bagi semua masyatakat.

“Kedepan kita agendakan rutin untuk bersihkan sampah dan lingkungan,” jelasnya. Diakuinya, perilaku warga membuang sampah ke sungai masih tinggi, tetapi terus berupaya memberikan kesadaran.

“Bebas sampah, tanpa kumuh dan lingkungan bersih adalah derajat kesehatan masyarakat, ” tambahnya. Pantauan media ini, aksi tersebut dilakukan mengkuti aliran sungai sepanjang tiga kilometer. (KM_F2S)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!