Cemburu Pacarnya Ingin Rujuk dengan Mantan, Oknum Polisi di Dobo Aniaya Kristo hingga Patah Tulang Hidung – Kilas Maluku
DAERAH

Cemburu Pacarnya Ingin Rujuk dengan Mantan, Oknum Polisi di Dobo Aniaya Kristo hingga Patah Tulang Hidung

ilustrasi

KILASMALUKU.com- Aksi sok jagoan Bripda Caesario Watimena, oknum polisi di Polres Dobo, benar-benar tak bisa diterima. Dia tiba-tiba menyerang Kristo Waremra (19) dan menganiaya hingga mengalami luka serius di wajah.

Latar belakang penganiayaan itu pun sepele. Pacar Bribda Watimena yang merupakan mantan kekasih Kristo ingin rujuk kembali. Padahal, saat ini Kristo tengah menjalin hubungan asmara engan seorang wanita yang diketahui juga mantan dari Bripka Watimena.

Diduga karena cemburu, Watimena melampiaskannya dengan melakukan penganiayaan. Dia bersama salah satu temannya yang juga oknum polisi setempat memukul korban hingga mengalami luka-luka di bagian wajah dan patah tulang hidung.

Penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (27/8) malam. Korban saat itu ingin membeli rokok di salah satu toko di Kota Dobo. Saat sampai di depan SMA PGRI, tiba-tiba pelaku dan temannya menghampiri korban. Tanpa banyak bicara korban langsung diserang.

“Pelaku hanya bertanya ose Kristo to, dan dia langsung menghajarnya,” ungkap ayah korban, Adam Waremra, seperti dihubungi kabartimur.

Menurut keterangan ayah korban, pelaku dan temannya kemingkinan sudah membuntuti anaknya. Saat ada kesempatan Bripka Watimena langsung melakukan penganiayaan berat. Hasil visum menemukan tulang hidung Kristo patah.

Dia menambahkan, penyebab penganiayaan itu terjadi hanya masalah sepele yakni soal asmara. Menurut Adam, putranya berpacaran dengan mantan kekasih pelaku, sebaliknya pelaku menjalin asmara dengan mantan kekasih putranya. Namun entah mengapa kekasih pelaku belakangan ingin baikan dengan putranya.

“Jadi ini hanya masalah cemburu saja, mungkin karena mantan kekasih anak saya itu mau kembali makanya pelaku ini merasa cemburu,”ujarnya.

Dia mengakui setelah insiden penganiayaan itu, dia bersama anaknya langsung mendatangi Propost Polres Kepulauan Aru untuk melaporkan perbuatan pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Menurutnya perbuatan pelaku telah mencederai institusi kepolisian sehingga harus diberi hukuman setimpal.

“Pelakunya sudah ditahan, saya juga menemuinya dan saya bilang ke dia ini soal citra institusi kepolisian, saya sadar bahwa ada banyak polisi yang baik karena itu proses hukum harus berjalan agar menjadi efek jera,”ungkapnya. (CR1/KATIM)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!