BAZNAS Bersama Pemprov Komitmen Bumikan Zakat, Infak Dan Sedekah Di Maluku – KILASMALUKU.com
AMBOINA

BAZNAS Bersama Pemprov Komitmen Bumikan Zakat, Infak Dan Sedekah Di Maluku

KILASMALUKU.com- Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak dan sedekah sesuai esensi Al-Quran surat Al maun ayat 1-9 yakni menjadi muslim yang tidak digolongkan sebagai pendusta agama dan surat al-Tawbah ayat 103 guna menyucikan jiwa dan harta sebagai sumber kebaikan sosial dan pribadi yang religious, maka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku bersama pemerintah provinsi Maluku, DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Pemerintah Kabupaten/Kota se-Maluku, TNI-Polri, lembaga pendidikan, instansi vertikal, BUMN, BUMD dan stackholder di Maluku berkomitmen bersama-sama membumikan zakat, infak dan sadekah di Provinsi Maluku.

Komitmen ini dibacakan oleh Ketua BAZNAS H. Arsyad Rahawarin dalam pencanangan deklarasi zakat Pemerintah Provinsi Maluku, yang berlangsung di Islamic Center, Senin (14/8), dibawah sorotan tema “Zakat Untuk kesejahteraan Maluku”, yang disaksikan langsung Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Adapun komitmen dari deklarasi zakat, pertama menjadikan setiap pribadi muslim untuk mencintai anak yatim, kaum duafa serta para Asnaf. Kedua, membangun solidaritas kesadaran umat islam tentang manfaat berzakat dalam mengatasi kesenjangan dan keterbelakangan kehidupan umat. Ketiga, mewujudkan tata kelola zakat, infak dan sedekah berbasis amanah dan kesejahteraan.

Gubernur dalam sambutannya, mengatakan salah satu ajaran islam yang fundamental penting dan juga menjadi bukti sekaligus penegasan dimensi universalitas islam adalah ajaran tentang zakat bahwa zakat tidak saja merupakan manifestasi dari kesadaran ibadah kepada Tuhan, yaitu menyucikan diri seorang hamba baik dirinya maupun hartanya. Agar seluruh kehidupannya tersucikan, tapi juga merupakan satu wujud konkrit dari komitmen untuk ikut mengambil peran dan tanggungjawab profesional dalam proses penegakan keadilan sosial, menciptakan inklusi sosial dan mewujudkan harmoni sosial secara berkelanjutan.

“Karena itu dalam cara pandang seperti itulah Pemprov Maluku memadang penting dan strategis untuk kita melakukan berbagai upaya merencanakan program, mengeluarkan kebijakan dan membuat publik polisi untuk mendorong agar pesan ajaran zakat bisa membumi dan berdaya guna di daerah ini,” ujarnya.

Kata dia, Masjid Raya Al-Fatah bisa dikembangkan menjadi salah satu model pencontohan dari unit pelayanan zakat di provinsi Maluku. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk bergegas mengeluarkan zakat. Karena dengan mengeluarkan zakat 2,3 persen itu berarti sudah membersihkan 97,5 persen diri dan harta yang dimiliki.

“Jika dilakukan maka harta dan jiwa kita menjadi bersih dan pasti bernilai berkah. Jika tidak maka harta kita akan menjadi racun, dan jiwa menjadi gelap dan tentu hidup kita tidak akan bernilai,” pungkasnya. (redaksi_KM04)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top