Soal PI 10 Persen, Frans: Apa Maluku Mau Gadai Daerah dan Rakyat ? – Kilas Maluku
POLITIK

Soal PI 10 Persen, Frans: Apa Maluku Mau Gadai Daerah dan Rakyat ?

KILASMALUKU.com – Participating Interest (PI) 10 persen dari pengelolaan Blok Masela yang tengah diperjuangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, bukanlah sebuah langkah untuk keluar dari kemiskinan. Malah, akan menambah beban untuk Pemerintah Maluku dalam pengelolaan anggaran daerah.

“PI 10 persen itu bukan kekayaan daerah, daerah juga akan berutang dengan didapatkan PI 10 persen itu,” kata anggota DPRD Provinsi Maluku Melkias Frans kepada Kilas Maluku diruang kerjanya, Kamis (27/7).

Menurutnya, sesuai Peraturan Menteri nomor 37 Tahun 2016 tentang ketentuan penawaran PI 10 persen, Maluku akan mendapatkan pemilik saham 10 persen dari kos produksi. Jadi, andaikata investasi projeknya dalam bentuk proyeknya Rp. 400 triliun maka Maluku wajib menyetor Rp. 40 triliun.

“Kalau seperti ini, pertanyaannya Pemprov Maluku mau dapatkan Rp. 40 triliun ini dari mana, sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Maluku hanya Rp. 2 trilun lebih,” jelasya

Ketua Komisi A DPRD Maluku itu mengatakan jika seperti demikian, Pemprov Maluku juga harus mencari investor lain untuk menopang dana Rp. 40 triliun itu supaya Maluku bisa mendapatkan PI 10 persen.

Mestinya, lanjut Frans, yang harus diperjuangkan oleh Maluku adalah 10 persen tidak perlu dengan pengikutan saham karena Sumber Daya Alam (SDA) atau Blok Masela ada di wilayah Maluku. Artinya, Negara yang harus menghibahkan PI 10 persen untuk Maluku.

“Kita ini pengelola Blok Masela karena lokasinya ada di daerah kita. Untuk itu, negera yang bertanggungjawab terhadap 10 persen buat kita. Ini baru benar,” tandasnya.

Bagi dia, Maluku bisa saja menggadaikan daerah dan rakyat untuk mendapatkan uang misalnya Rp. 40 triliun tersebut. “Mau dari mana kita dapatkan uang sebesar itu lalu disetor ke infek agar kita bisa dapatkan PI 10 persen, apa kita mau gadai daerah dan rakyat?,” tanya Frans.

Ditambahkan, Pemprov Maluku sebaikanya bernegosiasi dengan Pemerintah bahwa dalam pengelolaan PI 10 persen, Maluku tidak memiliki uang sehingga Negara bisa bebaskan 10 persen dari Blok Masela untuk Maluku. (redaksi/km03)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!