Curah Hujan Tinggi, Banjir Kepung Negeri Lima.. Puluhan Rumah Terendam dan Jembatan Penghubung Antar Desa Putus – KILASMALUKU.com
FOKUS BERITA

Curah Hujan Tinggi, Banjir Kepung Negeri Lima.. Puluhan Rumah Terendam dan Jembatan Penghubung Antar Desa Putus

KILASALUKU.com – Tingginya curah hujan di kawasan Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir.

Hujan yang turun sekitar pukul, 11.00 WIT, itu langsung membuat kali Waisia dan Waihanggari meluap, dan merendam 30-an rumah warga.

Terlihat di lokasi banjir, meluapnya kali Waisia itu, akibat dari tidak adanya talut penahan air. Selain itu, rumah warga juga berada di pesisir dua kali itu.

Menurut penuturan warga, bobot air di dua kali ini tidak seperti begini, meski intensitas hujan tinggi. Atas musibah itu, warga berbondong-bondong membuat talut penahan air seadanya.

Dari pantauan Fajar Malteng di lokasi banjir pada, Senin (3/7), warga membuat talut penahan air dari batu-batu di pesisir kali tersebut. Mereka mengisi batu dalam karung dan meletakannya ditepi sungai.


Sekitar pukul 15.00 WIT, banjir mulai terlihat surut, dan warga yang terkena banjir langsung membersihkan lumpur dari rumah mereka.

Selain banjir, jembatan yang menghubungkan antar empat desa tetangga di Kecamatan Leihitu, yakni Desa Negeri Lima, Ureng, Assilulu dan Desa Larike putus. Akibatnya terjadi penumpukan kendaraan di sekitaran jembatan tersebut.

Menanggapi musibah tersebut, Tokoh Pemuda Negeri Lima, Wan Soumena Nussi berharap, agar Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) secepatnya melihat masalah ini. Pasalnya, warga yang terkena musibah ini masih trauma dengan kejadian tiga tahun lalu, saat bendungan Dam Wae Ela melululantahkan harta benda mereka.

“Semoga pemerintah bisa melihat masalah ini. Yakni membuat talut penahan air di kali Waisia dan Waihanggari,” harap Nussi.

Untuk diketahui, sedikitnya ada tiga kali yang meluap dan merendam puluhan rumah warga, yakni Waisia, Wailapu dan Waihanggari. Tetapi, dua dari tiga kali tersebut yang cukup berbahaya, yaitu kali Waisia dan Waihanggari. (redaksi/km03)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top