Sebelum Mabuk Ketiganya Berteman Akrab, Setelah Itu Saling Pukul, Pegawai Pemkot Tewas Mengenaskan – KILASMALUKU.com
KRIMINAL

Sebelum Mabuk Ketiganya Berteman Akrab, Setelah Itu Saling Pukul, Pegawai Pemkot Tewas Mengenaskan

ilustrasi

KILASMALUKU.com – Habel Ruben Matakena (41) harus meregang nyawa usai dihantam pakai balok pagar beton dari kepalanya. Dia tewas oleh dua rekannya Wiliam Timisella dan Gusti Maruanaya di kawasan Belakang Soya, Kecamatan Sirimau, Kota pada Kamis (15/6) sekira pukul 02.00 WIT.

Korban langsung meninggal ditempat, karena mengalami henturan hebat dibagian atas telinga sebelah kiri. Dua pelaku memukul korban sebanyak dua kali.

Menurut keterangan saksi, Mat (30) yang juga rekan korban mengatakan, awal kejadian itu saat dirinya bersama korban hendak menjenguk Wati Rajawane (29), yang kini bekerja sebagai penyapu jalan di Ambon karena sakit. Saat menjenguk Wati, korban dan Mat sempat mengkonsumsi minuman keras jenis sopi setengah botol.

Usai menjenguk, korban dan rekannya itu langsung pulang. Dalam perjalanan, korban bertemu William Timisella (keponakan Wati Rajawane) yang sementara duduk bersama dua orang rekannya.

Korban lantas mampir dan mengkonsumsi miras bersama Wiliam dan dua rekannya itu. Karena minumannya sedikit dan tidak puas, korban lantas memberi uang untuk membeli sopi lagi. Usai menghabiskan sopi itu, Mat kemudian menyampaikan kepada korban untuk pulang.

Penganiayaan itu terjadi saat korban mencari kunci motornya tapi tidak ditemukan. Korban lantas menuduh William dan rekan-rekannya telah mengambil kunci motor tersebut. Akibatnya terjadi pertengkaran mulut antara korban dan William.

Saat itu Mat langsung segera melerai. “Dia (korban) tetap ngotot bahwa William dan 2 orang rekannya yang ambil kunci motor. Karena emosinya William langsung memukul korban dengan pilar pagar beton sebanyak 2 kali tepat mengenah kepala bagian atas telinga sebelah kiri sehingga korban langsung terjatuh,” kata Mat saat memberikan kesaksian di Kantor Polres Ambon, sebagaimana dikutip dari Ambonekspres.com (Fajar Grup).

Setelah melihat korban terkapar di atas tanah, Mat langsung menyalamatkan dirinya yang juga bersamaan dengan para pelaku, yang ikut lari meninggalkan korban. Sekitar pukul 02.30 WIT, anggota Resmob Polda Maluku serta anggota SPKT Polres Ambon mendatangi lokasi kejadian.

Mereka kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Maluku guna mendapat tindakan medis. “Namun saat tiba di RS Bhayangkara, tim medis menyampaikan bahwa korban telah meninggal dunia. Korban meninggal akibat hantaman benda keras dibagian kepala,” tutur juru bicara Polres Ambon, Iptu Nikolas Frederick Anakotta.

Dia memastikan, identitas pelaku sudah diketahui. Namun para pelaku belum berhasl diamankan. “Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri. Mereka sementara dikejar,” tutur Anakotta. (redaksi/km03/Ameks)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top