Waduh! Allen Risakota, Pengunggah Video ‘Perawat vs Pasien’ di RSUD Haulussy Sekarang Diteror – KILASMALUKU.com
AMBOINA

Waduh! Allen Risakota, Pengunggah Video ‘Perawat vs Pasien’ di RSUD Haulussy Sekarang Diteror

KILASMALUKU.com- Video adu mulut antara Paulina Tanasela, ibu dari pasien, Fransisco Imanuel dengan salah satu perawat RSUD Haulussy Ambon, menjadi viral hangat di sosial. Video berdurasi 1:52 menit mendapat tanggapan beragam respon dari netizen, namun kebanyakan mengecam pelayanan di rumah milik sakit daerah tersebut.

Karena video itu pula, Gubernur Maluku, Said Assagaff ikut memberikan komentarnya terkait pelayanan yang diberikan rumah sakit di RSUD Haulussy.

Belakangan, akun Facebook bernama Allen Risakota, pengunggah pertama video ‘keluhan pasien’ dilaporkan, sering mendapat teror. Allen yang juga keluarga Paulina Tanasela (ibu korban), sering menerima inbox atau komentar-komentar berisi ancaman di akun facebook pribadinya.

 

VIDEO Viral: Ibu ini menyampaikan kekesalannya terhadap pelayanan di RSUD dr. Haulussy Ambon karena anaknya (yang sudah lemas) tidak mendapat pelayanan lebih dari 5 jam. Ada adu mulut antara ibu dan perawat rumah sakit..

 

“Dia diancam, akan dilaporkan ke polisi dan juga diminta hapus video, tetapi kita cari siapa yang ancam dan teror lewat komentar dan inbox itu, ternyata sudah tidak ada. Tapi ada beberapa teman-teman yang mengatakan ada ancaman itu, tetapi kemudian sudah dihapus,” ungkap Paulina, seperti dikutip dari Ambon Ekspres. Allen Risakota adalah keponakan dari Pauliana Tanasela.

Dikatakan, meski terus mendapat teror, namun pihak keluarga tetap melawan karena merasa benar. Pauliana mengaku, saat itu mereka dipersulit karena tidak dilayani oleh pihak rumah sakit. “Bayangkan, kita duduk berjam-jam, tanpa ada pelayanan. Kemudian kita sudah selesaikan administrasi tetapi juga tidak ada yang menemui kami untuk mengantar kami ke kamar. Apakah itu yang disebut pelayanan yang bagus ?” keluhnya.

Paulina mengatakan, karena pertengkaran itu, hingga kini anaknya Fransisco Imanuel (Noel) masih sering menangis dan trauma. Dia masih takut jika melihat dokter atau suster yang mengenakan pakaian putih.

“Makanya saya sudah sampaikan kepada pihak rumah sakit disini (RS Bhakti Rahayu), agar mohon pengertian untuk tidak menemui kami dengan pakai seragam,” jelas dia.

Pauliana menambahkan, pihaknya tetap akan terus mempersoalkan tindakan sejumlah tenaga medis terhadap anaknya. Hal itu, untuk memberikan efek jera kepada oknum perawat termasuk pihak RSUD  dalam memberikan pelayanan  yang baik kepada masyarakat.

“Saya tetap tuntut suster itu, karena tindakan dia, anak saya mengalami trauma dan sering menangis bahkan sampai histeris ketika melihat orang yang menggunakan baju putih. Cukup yang alami kami. Jangan lagi ada masyarakat lain mengalami hal yang sama akibat dari pelayanan yang buruk di RSUD itu,” tegas dia. (WHB/AHA/ameks/redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top