PARAH! Ibu Natalia Pakai Uang Bantuan Makanan Sehat di Malteng untuk Bisnis Batu Bacan, Nikahan Sampai Beli 3 Mobil – Kilas Maluku
DAERAH

PARAH! Ibu Natalia Pakai Uang Bantuan Makanan Sehat di Malteng untuk Bisnis Batu Bacan, Nikahan Sampai Beli 3 Mobil

ilustrasi

KILASMALUKU.com- Seharusnya warga di Kecamatan Teon Nila Serua (TNS)-Waipia, Maluku Tengah menerima dana bantuan Rp 1,8 miliar untuk makanan sehat bagi balita, hingga lansia. Namun, program bantuan yang dinamakan Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) itu malah diselewengkan. Salah satu tersangkanya adalah Bendara GSC Kecamatan TNS – Waipia, Natalia Monica.

Dalam pemeriksaannya, Kejaksaan Negeri (Kejati) Maluku Tengah, membeberkan pengakuan Ibu Monica saat menggelapkan dana GSC tahun 2013-2015 di Malteng itu.  Kepala Kejari Malteng, Robinson Sitorus mengatakan, sebagian dana bantuan sebesar Rp1,4 miliar (dari total Rp1,8 M) ternyata dipakai untuk beberapa keperluan.

“Tersangka Natalia mengakui telah menggunakan dana bantuan GSC untuk kepentingan pribadi dan telah membagi-bagi sebagian dana Rp 1,4 miliar lebih itu ke yang lain,” jelas Sitorus, kepada wartawan, di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Senin, (5/6).

Beberapa pengakuan yang diungkapkan Natalia adalah, sudah menggunakan uang lebih dari satu miliar itu untuk berbisnis batu bacan, biaya pernikahannya, membeli sebidang tanah, membuka dua kios, serta membeli tiga unit mobil (satu unit mobil telah disita Kejari Malteng).

“Tersangka Natalia ini sudah akui semua perbuatannya kepada Jaksa Penyidik. Jaksa penyidik kini sedang mendalami pihak-pihak yang turut serta membantu atau turut menikmati aliran dana tersebut,” terang Sitorus.

Meski begitu, hingga saat ini Natalia Monica belum ditahan. Sitorus mengatakan, tersangka sudah mengakau akan mengembalikan sisa uang Rp500 juta.

“Untuk kepastiannya penahanannya nanti saat proses tahap II. Apalagi tersangka juga sudah janji dalam waktu dekat ini akan mengembalikan uang Rp 500 juta,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan penyaluran dana GSC di Kecamatan TNS-Waipia 2013-2015, Pemerintah Provinsi Maluku sudah menyetornya ke Kabupaten Malteng untuk dipergunakan sebagai bantuan makanan sehat dan bergizi bagi balita dan lansia maupun biaya memeriksa kesehatan ibu hamil.

Dana GSC ini juga bermanfaat membantu masalah pendidikan anak-anak, seperti membeli pakaian seragam dan tas sekolah serta membayar tenaga guru honorer pada 18 desa di Kecamatan TNS-Waipia. Namun tersangka Natalia Monica selaku bendahara GSC di Kecamatan TNS – Waipia telah menyalahgunakan pengelolaan anggaran tersebut. Sehingga Pemprov Maluku menutup rekening GSC di Malteng. (RIO/rakyatmaluku/redaksi_KM01)

 

 

 

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!