Honorer dan PTT di Kabupaten Buru Dalam Bahaya, Bupati Ancam Rumahkan Seluruhnya – KILASMALUKU.com
DAERAH

Honorer dan PTT di Kabupaten Buru Dalam Bahaya, Bupati Ancam Rumahkan Seluruhnya

KILASMALUKU.com-  Bupati Buru terpilih, Ramli Umasugi langsung tancap gas soal penataan birokrasi. Dalam apel perdana, Jumat (26/7) kemarin, Ramli mulai memberi signal bahaya untuk seluruh Pegawai Tidak Tetap (TTP) dan honorer dilingkup Pemkab Buru. Dia berencana merumahkan seluruh PTT sebagai upaya pembaharuan birokrasi.

Kabag Humas Kabupaten Buru, Syahfan Umasugi membenarkan rencana itu. Menurutnya, upaya merumahkan PTT dan honorer dimaksudkan untuk mengejar visi misi dan menwujudkan janji-janji kampanye bupati kepada masyarakat.

“Jadi seluruhnya dirumahkan. Hal itu juga dilakukan untuk mengevaluasi kinerja sesuai beban kerja dan menghindari kelebihan pegawai disetiap SKPD,” terang Syahfan seperti dikutip dari Ambonekspres (Grup Fajar), Sabtu (27/5).

Dalam apel bersama itu, Bupati meminta dukungan dari seluruh ASN Kabupaten Buru untuk mendukung visi misi Bupati dalam lima tahun kedepan.

“Roda pemerintahan yang dijalani lima tahun kedepan ini membutuhkan birokrat yang loyal,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam undang-undang ketenagakerjaan tidak mengatur atau memberi penjelasan mengenai istilah dirumahkan. Istilah ini baru dijumpai dalam surat Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja kepada pimpinan perusahaan di seluruh Indonesia No. SE-907/MEN/PHI-PPHI/X/2004 tentang Pencegahan Pemutusan Hubungan Kerja Massal (“SE 907/2004”).

Pada butir ‘f’ menyatakan Pemutusan Hubungan Kerja haruslah sebagai upaya terakhir, setelah dilakukan upaya berikut : “ Meliburkan atau Merumahkan pekerja/buruh secara bergilir untuk sementara waktu.” (CR8/ameks/redaksi_KM01)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top