Awalnya Dibuntuti, Sampai di Suli Dua PNS Dipepet Lalu Dijambret, Tas dan Handphone Raib – KILASMALUKU.com
KRIMINAL

Awalnya Dibuntuti, Sampai di Suli Dua PNS Dipepet Lalu Dijambret, Tas dan Handphone Raib

ilustrasi

KILASMALUKU.com- Kasus penjambretan kali ini bisa dibilang cukup nekat. Mereka berani operasi diwaktu-waktu yang tidak biasanya, yaitu jam 10 malam. Aksi tersebut menimpa salah satu Pegawai Negeri Sipil di Rumah Sakit Umum Tulehu, Asbudiwati Naba (33). Tasnya dijamret saat akan pulang rumahnya di Batu Merah bersama temannya Misna Ningkeula (30). Tas beserta isinya melayang.

Lokasi kejadian tepat di disekitar tempat percetakan batako, Suli, Kecamatan Salah Hutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), sekitar pukul 22.10, Sabtu (19/5) kemarin. Kedua PNS itu berboncengan dengan motor Suzuki Smash bernomor polisi DE5938 AG. Namun, di jalan mereka tidak sadar sudah dibuntuti seorang pria mengenakan helm full face (masker) dan mengendarai motor Yamaha Jupiter tanpa plat nomor.

Saat itu Misna Ningkeula yang mengendari motor memboncengi Asbudiwati. Saat sampai di TKP motor mereka dipepet. Tas yang ada dipangkuan Asbudiwati tiba-tiba dirampas. Sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan penjambret. Namun karena tali tasnya putus, pelaku sukses melancarkan aksinya.

Dalam tas tersebut ada Kartu ATM, KTP, Kartu Mahasiswa, Kartu BPJS, KPE, SIM, KARPEG, STNK Motor, NPWP, serta Henphone Merek Samsung.

Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas Anakotta mengatakan, saat itu sempat ada perlawanan. Korban yang sadar tasnya diincar, sempat mempertahankan barangnya, namun karena tali genganaman tas putus pelaku berhasil kabur.

“Saat itu pelaku langsung kabur membawa lari tas korban yang berisi surat-surat kendaraan, ATM dan handphone,” ujar Anakotta, seperti dikutip dari rakyatmaluku (grup Fajar).

Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi, untuk ditindaklanjuti. Mantan Kapolsek Nusalaut ini meminta kepada pengendara roda dua terutama perempuan agar selalu menaruh tas dalam jok, karena para pelaku biasanya mengincar barang yang digenggam calon korban.

“Kami (polisi, red) mengimbau kepada para wanita yang biasanya mengunakan motor, untuk tidak mengantungkan tas di depan atau ditahan. Jok adalah tempat aman untuk menaruh barang,” pesannya. (M1/RM/redaksi_KM01)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top