Izin ke Istri Tanam Cengkeh, Tapi Hingga Sore tak Pulan-pulang, Saat Ditemukan Amus Sudah Meninggal – Kilas Maluku
KRIMINAL

Izin ke Istri Tanam Cengkeh, Tapi Hingga Sore tak Pulan-pulang, Saat Ditemukan Amus Sudah Meninggal

Mayat Amus Sabandar (46), warga Desa Waisarissa Kec. Kairatu barat SBB, yang meninggal dengan luka dibeberapa bagian tubuh.

KILASMALUKU.com- Ternyata hari itu, Amus Sabandar (46), warga Desa Waisarisa Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) meminta izin yang terakhir ke istrinya. Pada Jumat (19/5) sekitar pukul 09.00 WIT, Amus sempat pamit untuk menanam anakan cengkih dan pala di kebun yang berada di kawasan Gunung Parang, Desa Waisarisa, Kecamatan Kairatu Barat.

Namun hingga pukul 19.30 WIT, Amus tak kunjung kembali. Karena khawatir, istrinya meminta tolong bapaknya, Benoni untuk mencari Amus di kebun.  Empat orang yang ikut mencarinya, baru sekitar pukul 20.00 WIT Amus ditemukan, namun sudah tidak bernawa.

“Saat ditemukan korban sudah meninggal, kami langsung melaporkan kasus ini ke polisi,” ujar Benoni seperti dikutip dari Amboneskpres (FAJAR GRUP), Senin (22/5).

Sementara itu, Kapolres Kairatu barat, Iptu Arsyad Hehanussa menjalesakan, korban ditemukan sudah meninggal dengan luka robek dibeberapa bagian tubuhnya. Diduga bekas hantaman senjata tajam.

“Polisi yang menerima laporan langsung ke TKP bersama warga setempat. Kini korban sudah dievakuasi dan sudah dimakamkan. Kasus kematian ini sudah ditangani Polres SBB dan masih dalam penyelidikan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Seram Bagian Barat  AKBP Agus Setiawan menghimbau kepada seluruh masyarakat SBB terutama warga Desa Waisarisa agar tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan.

Pihaknya tetap akan mengusut tuntas kasus kematian Amus. “Kepada seluruh masyarakat SBB, terutama keluarga korban dan warga Waisarisa, untuk tidak terprovokasi, tetap tenang dan menjaga situasi maupun kondisi yang ada. Percayakan sama kami. Kami tetap akan usut tuntas,” pesan dia.

Diakui, saat ini pihaknya telah mengamankan barang bukti yang ditemukan disekitar jasad korban, saat pertama kali ditemukan. “Parang, pakaian, linggis dan hal-hal yang lain sudah kita amankan. Kasus ini masih terus kita dalami,” pungkasnya.(AHA/ameks/KM/redaks_KM01)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!