Edwin Huwae Balas Demontrasi di KPK Lewat Medsos: Dimaklumi Ada Pesan Sponsor.. Semoga Sukses – Kilas Maluku
KRIMINAL

Edwin Huwae Balas Demontrasi di KPK Lewat Medsos: Dimaklumi Ada Pesan Sponsor.. Semoga Sukses

KILASMALUKU.com – Aksi demonstrasi soal ketidak jelasan Panitia Khusus (Pansus) Bank Maluku terus memanas. Sudah dua kali Pergerakan pelajar Maluku (PPM) melakukan aksi di Gedung Komisis Pemberantasa Korupsi (KPK), dan mendapat respon positif dari pihak KPK.

Dalam aksi itu, PPM meminta agar KPK harus mengusut tuntas kasus korupsi Bank Maluku, dan juga memeriksa Edwin Huwae selaku ketua pansus, karena tak becus melakukan tugas dengan baik selaku ketua.

Ketua PPM, Rimbo Bugis mendesak agar KPK secepatnya memeriksa Edwin Huwae atas sikapnya yang tidak terbuka soal kerja Pansus Bank Maluku. “Edwin Huwae patut diperiksa, karena dia tidak terbuka soal kinerja Pansus. Takutnya, ada kongkalikong antara dia dan pihak-pihak tertentu untuk menutup kasus ini,” kata Bugis lewat pesan singkatnya kemarin.

Selain itu, Bugis juga mengatakan, PPM akan kembali mendatangi KPK untuk menyerahkan data kasus korupsi Bank Maluku ke KPK, serta melanjutkan aksi demostrasi di Kementerian Dalam Negeri dan DPP PDI-Perjuangan.

“Kami sudah menyepakati untuk menyerahkan data korupsi Bank Maluku ke KPK hari Senin besok (22/5), sekaligus melakukan aksi di Kemendagri dan DPP PDI-Perjuangan. Masalah ini perlu tuntas dan penjahat korupsi harus ditahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kilas Maluku melakukan konfirmasi ke Edwin Huwae selaku ketua Pansus, namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari ketua DPD PDI-Perjuangan Maluku itu.

Sebelumnya, Edwin Huwae juga sempat menyinggung aksi tersebut sebagai pesanan sponsor atau ada orang yang membiayai aksi tersebut. Sindiran itu disampaikan oleh Edwin Huwae lewat media sosial facebook miliknya.

“Adik- adik yang demo saya kemarin di KPK, tolong siapkan data yg sebaik-baiknya, karena kalau pada akhirnya tdk bisa siapkan data sesuai ketentuan hukum, maka adik2 telah melakukan fitnah yg sangat kejam bagi saya, bisa di maklumi bahwa ada pesan sponsor karena ini memasuki tahun-tahun politik, tapi saya tidak mau menuduh. Salam & doa bagi adik2 semua. Semoga sukses,” tulis Edwin di akun facebooknya pada, Kamis (18/5), pukul 7.40.

Menurut PPM kasus korupsi pembelian lahan Bank Maluku ini merugikan negara sebar Rp 262 miliar. Olehnya itu, mereka mendesak agar KPK segera mengusut kasus ini. (redaksi/km03)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!