WADUH! Saat Akan Ditahan, Mantan Dekan Fekon Unpatti Kasih Peringatan: Hati-hati Kalian.. – KILASMALUKU.com
KRIMINAL

WADUH! Saat Akan Ditahan, Mantan Dekan Fekon Unpatti Kasih Peringatan: Hati-hati Kalian..

KILASMALUKU.com- Mantan Dekan Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Latief Kharie tampak tidak puas dengan penahanannya usai kalah  Banding di tingkat Mahkamah Agung (MA). Latief diputus penjara 4 tahun dan denda Rp200 juta atas kasus korupsi dana penerimaan negara bukan pajak tahun 2011 senilai Rp1,2 miliar.

Saat digelandang masuk ke mobil tahanan oleh Kejari Ambon sekitar pukul 16.40 WIT, kemarin, Latief sempat berang melihat wartawan yang sudah menunggunya. Dia bahkan melontarkan umpatan saat wartawan akan mengabadikan gambarnya, “hati-hati kalian. Jangan asal beritakan orang. Tapi beritakan yang benar,” tegasnya seperti dikutip dari kabartimur.

Latief juga menyampaikan kekesalanya saat akan difoto, ” foto apalai. Ini beta punya pernyataan penolakan. Ambil ini baru beritakan,”.

Dalam surat penolakan tersebut, Latief keberatan dengan putusan MA Nomor :1472K/Pid.Sus/2016 tertanggal 16 Februari 2017. Menurutnya penahanan tidak bisa dilakukan karena belum ada putusan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Ambon.

Sebelumnya, dalam putusan MA, Latief diganjar dengan hukuman kurngan penjara empat tahun dan denda Rp200 juta. Dia juga harus membayar uang pengganti senilai Rp.882.688.741.

“Jika tidak, harta bendanya akan disita untuk dilelang kepada negara, dan bila tidak mencukupi, kepadanya dikenakan hukuman tambah berupa kurungan selama delapan bulan,” jelas Kepala Seksi Pidsus Kejari Ambon, Irwan Somba.

Diketahui, pada kasus penerimaan bukan pajak tahun 2011 lalu, Fakultas Ekonomi Unpatti Ambon mendapatkan kucuran dana penerimaan negara bukan pajak senilai Rp1,599 miliar.

Latief yang saat itu masih menjabat Pembantu Dekan II Fekon Unpatti memerintahkan bendahara pengeluaran, Caroliona Hahury membelanjakan barang-barang keperluan fakultas.

Namun dalam pelaksanaannya, Latief dan Carolina membuat laporan penggunaan dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1,2 miliar.(RUZ/kabartimur/KM)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top