Lantik Pengurus DPN Jazirah Leihitu, Gubernur Titip Jaga Perdamaian di Tanah Hitu – KILASMALUKU.com
FOKUS BERITA

Lantik Pengurus DPN Jazirah Leihitu, Gubernur Titip Jaga Perdamaian di Tanah Hitu

KILASMALUKU.com – Gubernur Maluku, Said Assagaf secara resmi melantik 22 Dewan Pimpinan Negeri (DPN) se-Jazirah Leihitu periode 2016-2021, yang berlangsung di pelantaran rumah Raja negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (17/5).

Gubernur dalam sambutannya, mengatakan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Negeri Hena Hitu memiliki makna strategis. Selain sebagai media silaturahim antar anak-anak negeri jazirah Leihitu, juga merupakan momentum untuk anak-anak negeri Hena Hitu kembali mengkonsolidasi diri, di tengah banyaknya persoalan dan agenda-agenda strategis yang harus segera dilakukan antara lain, masih rapuhnya ikatan hidop orang basuadara di jazirah leihitu, yang ditandai dengan serangkaian konflik antar negeri.

“Saya rasa jika konflik antar negeri seperti ini terus kita biarkan terjadi, sesungguhnya katong sedang merobohkan “Baeleo Besar” yang namanya Hena Hitu itu sendiri. Karena tu, sejatinya dengan pelantikan pengurus DPN Hena Hitu, saya berharap saudara-saudara sekalian dapat segera melakukan langkah-langkah percepatan untuk menciptakan perdamaian sejati di daerah ini,” ujarnya.

Berbicara tentang Hena Hetu, kata Assagaff berarti berbicara tentang persekutuan anak-anak negeri yang punya tatanan adat-istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang sangat dijunjung tinggi. Namun dewasa ini, arus globalisasi secara masif telah menggeser tatanan nilai-nilai keluhuran seperti kekeluargaan, kebersamaan, kesederhanaan, tolong menolong, kerjasama, kejujuran, penghormatan, dan sebagainya.

“Menurut beta bakalai saat pemilihan raja, bakalai memperebutkan warisan, bakalai yang suka mabuk, terjerat kasus asusila, narkoba, hobi kita suka mencaci maki, menebar gosip belakangan ini adalah dampak turun dari terdistorisnya adat dan nilai-nilai kearifan lokal tersebut. singkatnya katong samua kehilangan keadaban privat dan keadaban publik,” ucapnya.

Masalah tapal batas antar negeri di Maluku juga di jazirah leihitu sering menjadi masalah. Untuk itu, dirinya meminta kepada DPN Hena Hitu, para Upu Latu Patty untuk segera melakukan langkah-langkah strategis menyelesaikannya. (redaksi/km02)

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top