Patung Pattimura di Saparua Terbuat dari Perunggu, Ini Jumlah Biayanya – Kilas Maluku
FOKUS BERITA

Patung Pattimura di Saparua Terbuat dari Perunggu, Ini Jumlah Biayanya

KILASMALUKU.com – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) sementara berusaha menyelesaikan pemasangan Monumen Tugu Pahlawan Pattimura di Saparua, menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pattimura yang ke-200 tahun.

Kendati demikian, sejak tanggal 30 April hingga 1 Mei 2017 lalu, pemasangan patung dengan tinggi 3.5 meter berdiri di atas tugu 2.5 meter telah diselesaikan. Namun hingga saat ini, masih perlu dilakukan penyelesaian finishing.

“Patung tersebut tingginya kurang lebih ada 3.5 meter. Kalau tugunya sendiri 2.5 meter. Patung tersebut sudah sampai di Ambon sejak 27 April lalu, dan proses pemasangannya sejak 30 April sampai dengan 1 Mei,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Maluku, Adeci Ayuba kepada wartawan, Kamis (4/5).

Menurutnya, patung tersebut dibuat di Pulau Jawa dengan menggunakan bahan perunggu dan melalui proses pembuatan dalam beberapa tahap. Dalam proses pembuatan patung tersebut, pemerintah provinsi selalu melibatkan pihak ahli waris Pattimura yang berada di Haria, Saparua dan untuk membuat patung juga mereka menggunakan referensi uang Rp1000 dan foto di rumah keluarga.

“Jadi kronologisnya dalam pembuatan patung tersebut kita tidak sendiri. Kita melibatkan juga pihak keluarga dari Pattimura yang tinggal di rumah Pattimura di Saparua. Mereka dua kali kami bawa ke Jawa untuk melihat sendiri proses pembuatan patung tersebut, karena setidaknya harus sesuai dengan wajah aslinya. Dan ini cetaknya tidak langsung dalam bentuk perunggu, patung tersebut dicetak dua kali,” jelasnya.

Adapun proses pembuatan patung tersebut, dimulai sejak Januari 2017 dengan anggaran mencapai Rp 1.3 Miliar. Sementara itu, terkait dengan masalah peresmian, hingga saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan protokoler Kantor Gubernur, karena harus disesuaikan dengan agenda Gubernur.

“Saya harus kordinasi dulu dengan pihak protokoler, apa tanggal 13. 14 atau 15 Mei. Tetapi minimal kita harus tetap siapkan patungnya dan sarana prasarana penunjangnya sejak awal. Jadi semuanya tergantung pak gubernur punya waktu. Kita hanya menyesuaikan saja,” tandasnya.

Sama halnya dengan Ayuba, sebelumnya, Kepala Dinas PU Ismael Usemahu juga menegaskan hal yang sama. Bahkan ia memastikan tanggal 15 Mei nanti Monumen Pattimura tersebut sudah bisa digunakan. “Tingginya 3.5 meter. Kita usahakan sebelum tanggal 15 Mei, sudah selesai proses pemasangannya dan finishingnya,” kata Kepala Dinas PU Ismael Usemahu, beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Usemahu sangat berharap agar monumen bersejarah milik dan kebanggaan orang Maluku ini bisa dijaga dengan baik, apalagi monumen tersebut ditempatkan di tempat kelahirannya, Saparua. “Saya berharap monumen tersebut dapat dijaga dengan baik, dan saya yakin masyarakat disana bisa melakukan itu. Apalagi monumen tersebut berdiri di tanah kelahiran saya,” ujarnya. (redaksi/km02)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!