BIADAP! Saat Setubuhi Anaknya, Pria Asal Sirimau ini Bilang: Bapak Cuma Gosok-gosok Saja – KILASMALUKU.com
KRIMINAL

BIADAP! Saat Setubuhi Anaknya, Pria Asal Sirimau ini Bilang: Bapak Cuma Gosok-gosok Saja

ilustrasi

KILASMALUKU.com- LF alias Panjang (40) bakal menerima akibat dari perbuatan bejatnya. Pria yang tinggal di kawasan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau itu tega menyetubuhi putrinya sendiri, Mawar (nama samaran), yang masih dibawah umur. Karena itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengganjar Panjang dengan tuntutan 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 6 bulan penjara.

Dalam dakwaannya, Panjang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan memaksa anak kandungnya melakukanh hubungan badan.

“Panjang terbukti melanggar pasal 81 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” tegas JPU Inggrid Louhenapessy, saat membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Kamis, (27/4).

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, perbuatan haram yang dilakukan ayah bejat terhadap anak kandungnya itu terjadi di kamar rumahnya, yang beralamat di Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu, 15 Oktober 2016, sekitar pukul 09.00 Wit. Terdakwa yang berada dalam kamar memanggil korban untuk masuk.

Setelah korban berada di kamar, terdakwa yang saat itu dalam posisi terlentang di atas tempat tidurnya kemudian melucuti celana korban hingga lutut. Korban kemudian bertanya kepada terdakwa “bapa mau biking apa”. Terdakwa menjawab “bapa cuma gosok-gosok saja”.

Selanjutnya terdakwa menyuruh korban membuka semua pakaian korban, kemudian terdakwa mengangkat korban dan menidurkan korban diatas tempat tidur dengan posisi terlentang.

Dengan pemaksaan pelaku tega melancarkan aksinya terhadap anak keduanya itu. Saat itu, korban sempat berteriak kesakitan, namun terdakwa tanpa rasa kasihan tetap meneruskan perbuatan bejatnya.

Usai melancarkan aksi amoralnya itu, terdakwa mengancam korban dengan sebilah pisau, “kalau ose kasih tau mama, bapa tikam ose dengan pisau”.

Perbuatan itu terus dilakukan hingga ketahuan,  dan dilaporkan ke Polisi.

Setelah mendengar pembacaan amar tuntutan oleh JPU, majelis hakim yang diketuai Amaye M. Yambeyapdi kemudian menunda persidangan hingga Kamis pekan depan, dengan agenda sidang pembelaan dari terdakwa. (RIO/RM/redaksi_KM01)

Comments

comments

Click to comment

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top