Majukan Pendidikan di daerah, Ini Terobosan Kemendikbud – KILASMALUKU.com
NASIONAL

Majukan Pendidikan di daerah, Ini Terobosan Kemendikbud

KILASMALUKU.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus membuat gebrakan di bidang pendidikan buat daerah.

Membangun pendidikan merupakan gagasan penting dalam era pemerintah saat ini, yang sudah etrtuang dalam konsep Nawa Cita. Untuk merealisasikan hal itu, maka dibutuhkan ruang yang dapat mensinergikan program prioritas nasional antara Kemendikbud dengan Pemerintah Daerah (Pemda).

Forum Group Discusion (FGD) Kemendikbud yang dihadiri sekitar 70 perseta dari sejumlah latar belakang, institusi pendidikan, perss dan komponen civil society yang konseren terhadap dunia pendidikan di Maluku, ikut menjadi bagian dari kegiatan hering dan diskusi tersebut.

FGD tersebut diawali dengan pengantar Kebijakan Prioritas Mendikbud alam Perspektif Kerjasama Antar Lembaga yang dipaparkan Staf Khusus (Stafsus) Mendikbud Bidang Kerja Sama Antar Lembaga, Fajar Riza Ulhaq. Fajar mengaku sebanyak 16 point mendasar yang menjadi persoalan dalam dunia pendidikan dan menjadi titik focus atau prioritas Pempus.

“Saat ini, pemerintah pusat berkomitmen membangun Indonesia dari pinggiran, termasuk pendidikan. Tentunya untuk mewujudkan program pembangunan Indonesia dari desa tersebut, Kemendikbud menekankan pada konsepsi tiga (T): terdalam,terpinggir dan terluar,” papar Fajar, kemarin.

Menurutnya, presiden RI, Joko Widodo menajdikan khebinekaan sebagai isu utama dalam dimensi pendidikan berbasis karakter. Untuk merealisir program pendidikan karkater yang berpijak pada khebinekaan tersebut, tentunya pembiayaan tepat sasaran akan menjadi bagian yang diperhatikan. Selain itu, Fajar juga menekankan, pempus dengan komitmen tinggi akan menopang pendidikan secara menyeluruh termasuk pada tingkat teknis di daerah.

“Presiden RI, pak Joko Widodo menjadikan khebinekaan sebagai isu utama, karena sangat berkaitan dengan orientasi pendidikan berbasis karakter. Tentu saja itu semua akan direalisasikan dengan pembiayaan yang tepat sasaran,” ucapnya.

Guna mendukung berbagai program pendidikan nasional tersbeut, Negara membuka lebar-lebar akses guna menyokong pengoperasian di dunia kependidikan. Fajar mengkonkritkan, salah satu program yang sementara berjalan adalah menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan semenjak tahun 2016, sebanyak 17,19 juta siswa di seluruh Indonesia menerima KIP. Dan rencannya program KIP pada tahun 2017 akan ditingkatkan lagi.

FGD yang difokuskan untuk berdiskusi dengan para peserta yang hadir juga menghadirkan pembicara Direktur Pembinaan SMK, Mustaghgfirin Amin, Sastrwan Maluku, Rudi Fofid, Budayawan dan pekerja rekonsiliasi Maluku, Pdt. Jacky Manuputi, dan beberapa staf khusus Kemendikbud. (redaksi/kilasmaluku)

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top