NASIONAL

Begini Kata Menteri PUPR Usai Blusukan di Ambon

KILASMALUKU.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuldjono, mengakui pihaknya belum selesai menangani pengembangan wilayah di Maluku, terkhusus di Kota Ambon.

Menurutnya disela-sela blusukannya, Rabu (8/2), dengan pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP), khusus berhubungan dengan merapatnya kapal-kapal KRI Tonase besar milik TNI Angkatan Laut, yang tidak dapat melintas dibawah JMP, maka kebijakan yang ditempuh yakni membangun dermaga baru di Desa Tawiri berserta sarana dan prasarananya.

“Tadi kami lihat di Tawiri, 12 hektar lahan sudah dibebasin, tinggal dua bidang yang belum. Namun dalam tahun ini sudah mulai proses pembangunannya,” ujarnya.

Mengingat saat ini, Kementerian PUPR sementara menuju pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Maka usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk segera membangun jembatan Wairuhu yang posisinya tepat dibawah JMP, akan dievaluasi terlebih dahulu.

“Kita akan analisa lagi. Bebannya transportasi, sebelum ada JMP kan berat. Tapi sekarang sudah ada JMP. Artinya sebagian besar kendaraan sudah lewat JMP,” katanya.

Dengan demikian, pihaknya akan melihat detailnya apakah perlu diganti atau cukup diperkuat saja, sehingga dana yang ada bisa diperuntukan ke wilayah lain di Maluku, seperti Pulau Seram, Buru, Kei, Aru maupun Tanimbar. (redaksi/kilasmaluku)

Komentar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top