HEADLINE

Kapolsek Menteng Tegaskan Tak Ada Penangkapan Ketua HIPMI Maluku

KILASMALUKU.com – Kapolsek Menteng, Kompol Ronald A.Purba SIK, M.Si mengakui tidak ada penangkapan kepada Ketua HIPMI Maluku, Boy Sangadji di kawasan Tugu Proklamasi pada, Rabu (1/2) kemarin.

“Tidak ada penangkapan atau laporan yang masuk,” kata Kapolsek kepada KILASMALUKU di Jakarta, Kamis (2/2).

Sebelumnya, KILASMALUKU memberitakan bahwa Boy Sangadji ditangkap oleh anggota Polsek Menteng atas masalah penganiayaan yang dilakukan kepada Kasim Belassa di kawasan Tugu Proklamasi. Sebenarnya, Boy Sangadji meminta kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikan masalah tersebut di kantor polisi, biar tidak bias dan terjadi keributan di kawasan Polsek Menteng.

Selain Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Menteng, Kompol Iwan juga membenarkan bahwa tidak ada penangkapan terhadap Boy Sangadji. “Tidak ada penangkapan. Kami hanya mengamankan kedua belah pihak, agar keributan tidak melebar, dan Boy Sangadji hanya memberikan keterangan, kurang lebih sekitar 30 menit di kantor polisi, setelah itu dia diizinkan pulang,” akui kanit.

Kamil Moni yang menjadi saksi di kantor polisi juga membenarkan hal tersebut. Menurut penjelasan Kamil, kedua belah pihak telah bersepakat untuk selesaikan masalah, dan Kasim Belassa sendiri telah meminta maaf atas komentarnya di facebook.

“Bang Boy Sangadji di kantor polisi itu sekitar 30 menit untuk berikana keterangan. Bahkan Bang Boy yang mengarahkan polisi untuk menyelesaikan masalah ini di kantor polisi,” kata Kamil.

Dilanjutkan, jika masalah ini sudah selesai, kenapa pihak Kasim memberitakan bahwa Boy Sangadji ditangkap oleh polisi, padahal tidak ada penangkapan. “Sekali lagi tidak ada penangkapan. Satu lagi, kenapa Kasim harus membawa nama lembaga Bang Boy, padahal ini masalah pribadi. Itu sangat salah besar,” tegasnya.

Sebenarnya, Boy Sangadji yang harus mempolisikan Kasim Belassa atas kejadian ini, karena ada unsur perencanaan untuk melakukan keributan dengan Boy Sangadji.

“Sebelum Kasim di pukul, dia telah merencanakan untuk melakukan keributan dengan membawa saudaranya. Ada sekitar 10 orang yang dia bawa, dan mereka sempat ribut saat Bang Boy memukul Kasim atas kesalahannya. Dan itu ada anggota polisi yang jadi saksi, karena mereka ikut merelai saudara Kasim,” jelasnya.

“Kami juga berencana akan melapor balik Kasim Belassa atas pencemaran nama baik, serta melanggar Undang-Undang IT,” sambungnya. (redaksi/kilasmaluku)

Komentar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top