Bantah Survei SDI, ‘Kicauan’ Almudatzir Sangat Menyesatkan Publik – Kilas Maluku
POLITIK

Bantah Survei SDI, ‘Kicauan’ Almudatzir Sangat Menyesatkan Publik

KILASMALUKU.com – Perang data survey kerap mewarnai demokrasi electoral di Indonesia, termasuk pentas Pilkada di provinsi Maluku. Demokrasi electoral memberikan peranan penting bagi lembaga survey, selain partai politik selaku institusional dan juga masyarakat tentunya.

Lembaga survey, memiliki akuntabilitas dan juga kemampuan dalam memprediksi kemenangan pasangan calon dan juga tentunya terlibat dalam membentuk marketeering politik dalam pemenangan calon kepala daerah pada perpolitikan diaras local.

Tentunya, jika ada lembaga atau personal yang menyangsikan hasil sebuah lembaga survey itu merupakan hal yang wajar, tetapi tentunya untuk membantah atau menolak sebuah kegiatan survey yang didukung dengan metodologi ilmiah, tentunya membutuhkan antitesa yang juga ilmiah, berdasarkan survey, bukan menimbulkan wacana yang menjadi polemic diruang public.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Buru versi Djan Faridz, Syamsul A Karim atas statmen salah satu akademisi muda Almudatzir Sangadji pada salah satu media massa local di Kota Ambon.

Syamsul menegaskan, kegiatan survey tentunya dilakukan dengan metodologi yang ilmiah, dan apabila ada keraguan terhadap hasil kerja ilmiah tersebut, maka harus bisa dimentahkan dengan kegiatan yang juga ilmiah. Bukan hanya sebatas melempar wacana yang tentunya tidak bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

“Soal perang data lembaga survey pada pentas pilkada itu merupakan hal yang wajar. Karena aktivitas survey dilakukan dengan pendekatan-pendekatan yang ilmiah, dan diakui. Tapi jika hasil survey kemudian diragukan hanya dengan dalil wacana kosong maka itu sangat disayangkan. Harusnya, orang yang dikenal akan kapasitas pengetahuannya bisa memberikan countre wacana yang berbasis data dan ilmiah sehingga bisa tertanggung jawabkan,” kata Syamsul kemarin.

Bagi Syamsul harusnya Almudatsir selaku tim pemenangan pasangan BARU tidak tendensius dan memiliki ukuran yang valid dan terukur untuk membantah hasil rilis lembaga survey Sinergi Data Indonesia (SDI) pimpinan Barkah Pattimahu untuk Pilkada Buru dengan kemenang mutlak bagi pasangan Ramly I Umasugi-Amustafa Besan dengan angka 78 persen .

“Sudah saya tegaskan, jangan tendensius, apalagi melihat latar belakang seorang Almudatsir Sangadji. Harusnya lebih valid dan terukur dalam membantah hasil survey lembaga SDI pimpinan saudara Barkah Pattimahu. Bagi kami justeru survey tersebut sangatlah wajar dengan kondisi dan peta politik di Buru saat ini,” papar Syamsul.

Syamsul menegaskan, hasil survey merupakan sebuah produk dari kegiatan ilmiah dan tentunya secara akademik dapat tertanggung jawabkan. Dan apalagi hasil survey adalah kegiatan intelektual yang bersifat inklusif.

“Tentunya siapa saja boleh melihat dan memberikan kritikan terhadap prodak ilmiah tersebut. Tapi jika ingin memberikan antitesa terhadap hasil survey, maka dibutuhkan data-data survey dari lembaga yang diakui dan memiliki indicator dan validitas yang bisa tertanggung jawabkan.

Jangan menyesatkan public dengan sebatas asumsi tanpa dukungan berdasarkan sebuah aktifitas survey. Kami tidak melarang jika ada pihak terkait memberikan kritikan terhadap hasil survey tersebut, tetapi tentunya yang kami sayangkan adalah upaya menggiring wacana public dalam sebuah asumsi yang kerdil,” tegasnya.

Untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, Syamsul menantang Almudatzir untuk menguji data survey. ”Kalau berani mari kita menguji data berdasarkan survey. Biar professional dan bisa memberikan wacana politik yang lebih elegant dan cerdas kepada masyarakat. Apalagi saudara Almudatsir adalah seorang akademisi pastinya menujung tinggi rasionalitas sebagai entitas nilai dan juga objektiftas atas sebuah model kerja dan fenomena social-politik,” paparnya.

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!