Wah Parah! Oknum TNI AU Diduga Aniaya Dua Warga Tawiri, Disiram Pakai Sopi dan Dibakar dengan Rokok – Kilas Maluku
KRIMINAL

Wah Parah! Oknum TNI AU Diduga Aniaya Dua Warga Tawiri, Disiram Pakai Sopi dan Dibakar dengan Rokok

ilustrasi

KILASMALUKU. com – Wakapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kompol Agung Tribawanto membenarkan aksi penganiayan yang dilakukan oleh sejumlah anggota TNI-AU, terhadap dua warga desa Tawiri, Ricaldo Tanahitumessing (27) dan Yacob Enos (24) di pos penjagaan mereka.

Dua pemuda yang bernasib malang ini harus dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Tantui, untuk mendapatkan perawatan medis atas luka yang diderita. Menurut Ricardo Tanahitumessing, aksi penganiayaan ini bermula saat dirinya berpapasan dengan salah satu anggota TNI-AU di pertigaan desa Tawiri.

Korban sempat berpapasan dengan pelaku yang saat itu menggunakan sepeda motor. Sebelum menaikan gas motor, korban sempat bertatapan dengan pelaku dan korban memberikan senyum. Namun setelah jalan dengan gas motor yang agak tinggi, pelaku langsung mengikuti korban dan menyetopnya tepat di pasar Tawiri.

“Jadi pelaku ini kasi stop beta dan langsung bilang par beta, ose mau cari masalah deng beta kah, nanti tunggu beta bale,” katanya dengan dialeg melayu Ambon.

Mungkin karena takut sedang berhadapan dengan TNI, korban selanjutnya pergi ke markas TNI AU dengan maksud mengikuti salah satu anggota TNI AU yang korban kenal. Tujuannya untuk membicarakan masalahnya dengan pelaku kepada anggota TNI agar masalahnya diselesaikan.

Tetapi setelah sampai di TKP, pelaku melihat korban dan langsung mengikuti korban “Ale jagoan kah, woe ale jagoan kah” sambil mendorong korban. Merasa didorong, korban berusaha menghindar dan melepaskan tangan pelaku dari dada korban. Namun, setelah tangan pelaku dilepas, pelaku langsung memukul wajah korban dengan menggunakan kepalan tangan.

Sempat melakukan perlawanan untuk membela diri tetapi setelah itu korban kabur. Saat kabur, korban diikuti oleh sejumlah oknum TNI UA tersebut. Pelaku berhasil menangkap dan membawa korban ke markas mereka.
Tiba di markas, korban dihajar tanpa ampun. Disiram dengan miras jenis sopi, dicambuk dan juga dibakar dengan bara rokok.

Sementara temannya, Yacob Anos yang melihat korban sedang disiksa berusaha untuk menghentikan tindakan brutalisme sejumlah anggota TNI itu. Namun, yang diterima Yacob malah sama dengan Ricaldo.
Yacob diikat ditiang bendera dan dipukul, diinjak, disiram dengan sopi dan juga dibakar dengan bara rokok. Tindakan itu dilakukan berulang-ulang kali. (redaksi/kilasmaluku_010)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!