Tabrak Aturan, Ketua KPUD Malteng Panen Hujatan – KILASMALUKU.com
POLITIK

Tabrak Aturan, Ketua KPUD Malteng Panen Hujatan

KILASMALUKU.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Ridwan Tomagola dan anggotanya dianggap telah melakukan pembodohan dan diskriminasi terhadap demokrasi di daerah tersebut.

Sikap diskriminasi yang dilakukan oleh Tomagola dan anggotanya terlihat saat penetapan bakal calon bupati dan wakil bupati Malteng. Beberapa aturan yang tertera dalam konstitusi mereka telah dilanggar oleh Tomagola tanpa mengindahkan aturan-aturan tersebut.

Melihat kebijakan Tomagola dan anggotanya, tokoh pemuda Leihitu, Muhammad Guntur Huat menyayangkan sikap seorang ketua KPU yang seharusnya berada di garis tengah, serta memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang proses demokrasi yang baik.

Namun, langkah dan kebijakan yang dilakukan oleh Tomagola dan anggota terkesan mendiskriminasi poses demokrasi dan merugikan pihak lain. “Ketua KPUD Malteng sudah membodohi masyarakat. Dia juga melanggar aturan sendiri,” kata Huat kepada KILASMALUKU.com

Lanjut dia, keputusan yang dilakukan oleh Tomagola ini akan menghancurkan citra KPU itu sendiri, bagiman tidak, aturan telah ditetapkan oleh institusi tersebut, namun penyelenggaranya melanggar aturan itu. “Bagaiman tidak rusak institusi ini, ketuanya sendiri yang melanggar aturan itu. Inikan sistim pembodohan dan menghancurkan demokrasi di kabupaten Malteng,” jelasnya.

Seharusnya, kata Huat, Ridwan Tomagola belajar ulang tentang aturan-aturan dalam pemilu, sebelum kesalahannya terus diperpanjang oleh pihak-pihak yang dirugikan.

“Jangan anggap masalah ini sepele. Berapa ribu orang yang merasa dirugikan oleh keputusan KPUD Malteng yang dinahkodai oleh Ridwan Tomagola. Bisa bahaya ini, karena ada pihak-pihak tertentu yang merasa rugi, dan bisa berimbas pada hal-hal yak diinginkan,” sarannya.

Senada dengan pernyataan Huat, ada bebera netizen di media sosial sempat melontarkan ancaman tak sedap kepada orang nomor satu di KPUD Malteng itu. Misalkan pada postingan di facebook @Al’diano Mahulette ke grup @Consorsium Pemekaran Jazirah Leihitu tentang kesalahan yang dilakukan oleh KPUD Malteng.

Dalam postingan tersebut mendapat berbagai hujatan dan makian, bahkan ada yang mengancam ketua KPUD dan anggotanya. Seperti yang dikomentari oleh @Audibel Mansyur, “KPU belum dewasa dalam bersikap, yang bersikap cuman sikap Malafida, yang tak etis dalam mekanisme akhirnya akhlak memprihatinkan,” tulisnya dalam komentar.

Lain lagi dengan @Bary Nalahu, Hehe, “KPU menghalalkan segala cara untuk tetap memperjuangkan peti kosong. Ini unik sekali, ketika penyelenggaran Pemilukada menjadi pion untuk Petahana.. Luar biasa sekali, tunggu kelian penghuni kursi panas KPUD Malteng akan ada masa dimana kelian merasakan kuris dasar dalam jeruji,” tulisnya.

Bahkan lebih parahnya datang dari pengguna facebook, @Zanyazrul Van Mahureubun, ” Saran dari beta, bagaiman ktong anak-anak Jazirah datang ke Masohi lalu katong cari ketua KPUD punya rumah, kalau bisa bakar dia punya rumah saja, dia ketua KPUD sudah mengganjal semua calon dari Jazirah,” sarannya dalam kolom komentar. (redaksi/kilasmaluku)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top