Wagub Anggap Sistem Swasembada Pangan Gagal, Segera Ambil Langkah Ini – KILASMALUKU.com
EKONOMI

Wagub Anggap Sistem Swasembada Pangan Gagal, Segera Ambil Langkah Ini

KILASMALUKU.com-  Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahubura dalam seminar nasional “mewujudkan kedaulatan pangan lahan sub optimal melalui inovasi teknologi pertanian spesifikasi lokasi”, yang berlangsung di BPTP Maluku, Rabu (12/10), mengatakan, perlu ada inovasi trategis terhadap sisitem pangan nasional (swasembada pangan) dan sistem pangan global (liberalisasi pangan dunia). Menurutnya sistem  pangan saat ini bisa dikatakan sudah gagal, karena itu perlu dilakukan pengembangan yang lebih optimal termasuk memperkuat sentra-sentra produksi.

“Membangun sistem pangan lokal juga berarti memperkuat basis bagi terwujudnya kedaulatan pangan pada tingkat pulau, wilayah, dan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kedaulatan pangan lokal ini juga memberikan kebebasan kepada komunitas untuk menentukan sendiri skenario pangan desa dan atau pulau/gugus pulau. Dalam skenario pangan desa, pulau, gugus pulau ini, mereka dapat menentukan jenis dan jumlah pangan yang akan diproduksi dan dikonsumsi serta diperdagangkan.

Di Maluku, ungkap Sahuburua setiap gugus pulau memiliki pangan lokal utama yang spesifik dan sebagian besar dikembangkan pada lahan-lahan sub optimal (lahan kering iklim basah dan lahan kering iklim kering). Gugus pulau I s/d VII, pangan lokal utama adalah sagu, Gugus pulau VIII adalah ubi kayu, Gugus pulau VIII, IX, X adalah umbi-umbian (Kembili, Ubi, talas, dan keladi), dan gugus pulau XI dan XI adalah jagung.

Lanjutnya, strategi mewujudkan kedaulatan pangan berbasis gugus pulau dapat ditempuh melalui beberapa pendekatan utama yaitu, penguatan data dasar sumber daya pertanian dan perikanan untuk meningkatkan akurasi perencanaan, pembangunan Infrastruktur pertanian dan perikanan untuk meningkatkan aksesibilitas, intensifikasi pangan dan perikanan untuk meningkatkan produktivitas, ekstensifikasi lahan pertanian dan daerah tangkapan ikan untuk meningkatkan luas panen dan produksi, diversifikasi pangan dan hasil perikanan untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal, meningkatkan nilai tambah, daya saing eksport dan menyempurnakan tata kelola pembangunan pertanian dan perikanan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

Dengan demikian, kata Sahuburua dalam upaya pengembangan komoditas pangan lokal mendukung kedaulatan pangan diperlukan inovasi teknologi spesifik lokasi. dirinya berharap kepada semua pihak terutama para peneliti, penyuluh, akademisi, dan praktisi dapat mensinkronkan berbagai hasil penelitian dan pengkajian yang selama ini dilakukan untuk mencapai satu tujuan yaitu membangun masyarakat Maluku mandiri pangan. (kilasmaluku/redaksi_02)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top