Ujir Halid Resmi Pimpin SBB. Gubernur: Jangan Intervensi atau Memberhentikan PNS – Kilas Maluku
DAERAH

Ujir Halid Resmi Pimpin SBB. Gubernur: Jangan Intervensi atau Memberhentikan PNS

kota piru, SBB

KILASMALUKU.com- Gubernur Maluku, Said Assagaff resmi melantik Assitan II Setda Maluku, Ujir Halid sebagai penjabat Bupati Seram Bagian Barat (SBB). Pelantikan tersebut berdasarkan SK mendagri Tjahjo Kumolo nomor 131.81-6501, tentang pengangkatan penjabat Bupati. Serta SK nomor 131.81-6499 dan 132.81-6500 tertanggal 29 Agustus 2016, tentang pembehentian Jacobis Puttileihalat – Moh. Husni nomor sebagai bupati dan wakil bupati SBB.

Gubernur Dalam sambutannya, menegaskan penjabat Bupati/Walikota adalah jabatan dalam kedudukan sebagai wakil pemerintah yang diangkat dan ditunjuk oleh Presiden melalui Mendagri. Artinya kedudukannya tersebut legal, final dan tidak perlu diperdebatkan, apalagi dipertanyakan.

“Untuk itu, saya meminta agar tidak boleh ada lagi yang mempertanyakan keududukan penjabat Bupati/Walikota,” ujar Gubernur, Selasa (13/9).

Pelantikan Penjabat Bupati SBB berlangsung di lantai tujuh kantor Gubernur Maluku, dan disaksikan langsung oleh pimpinan tinggi TNI/Polri, Serta SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten SBB.

Dalam kesempatan tersebut, Assagaff mengatakan, sejak dimekarkan tahun 2003, kabupaten SBB telah mengalami banyak kemajuan dan pengembangan, namun demikian kabupaten ini masih mengalami persoalan pemerintahan yang mesti dituntaskan.

Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan pada era kepemimpinan, baik penjabat maupun nanti Bupati – Wakil Bupati yang akan terpilih pada hasil Pilkada 2017.

Dalam sambutannya, Gubernur juga meminta agar memperhatikan beberapa point yang perlu dilaksanakan, diantaranya sebagaimana tertuang dalam keputusan Mendagri, penjabat Bupati bertanggung jawab melanjutkan penyelenggaran pemerintahan di kabupaten SBB.

Disaat yang sama, penjabat juga haru menfasilitasi suksesnya penyelenggara Pilkada. Untuk itu, harus dibangun koordinasi yang efektif dengan KPU maupun Panwasalu.

Hal yang paling kursial lanjut Assagaff, Penjabat harus bisa menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang Pilkada SBB. Harus dilakukan konsolidasi birokrasi, agar ASN tidak boleh terlibat dalam praktek politik praktis, serta tidak terpolarisasi kepada salah satu pasangan calon.

“Saudara penjabat buapti harus menjamin birokrasi kabupaten SBB dengan benar-benar professional,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan Penjabat Bupati agar tidak boleh mencopot pegawai kecuali ada tanda tangan dari pusat berdasarkan perintah yang mengeaskan Gubernur.

Diakhir sambutannya, dirinya meminta seluruh elemen masyarakat SBB yang memiliki hak pilih, mesti secara katif menggunakan hak politik dengan baik dan bertanggungjawab.

“PIlihan saudara akan menentukan arah pengembangan SBB, dan sebelum sampai kesana, kabupaten ini akan dipimpin Drs. Ujir Halid, M.Si selaku penjabat Bupati,” ucapnya. (redaksi_02/kilasmaluku)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!