Trend Elektabilitas Abua Makin Merosot. Ini Lampu ‘Merah’ Bagi Incumbent Jika Tak Mau ‘Diguling’ – Kilas Maluku
POLITIK

Trend Elektabilitas Abua Makin Merosot. Ini Lampu ‘Merah’ Bagi Incumbent Jika Tak Mau ‘Diguling’

Tuasikal Abua, Petahana Balon Bupati Malteng 2017-2022

KILASMALUKU.com- Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal harus menghitung ulang peta kekuatan menuju panggung kontestasi politik penuh gengsi 2017-2022. Maju dengan status incumbent, Abua diprediksi banyak kalangan sulit sulit menguasai ritme politik arus bawah, sehingga butuh kerja ekstra maksimal untuk mempertahankan tampuk kekuasaan yang dimiliki. Pasalnya, hampir prosentase elektabilitas Tuasikal Abua sejauh ini tidak begitu baik, bahkan belum mencapai titik aman 50 persen.

Djali Gafur, peneliti muda social-politik di Maluku Institute mengaku, melemahnya dukungan politik public kepada incumbent sangat bertaut erat dengan kebijakan politik pembangunan selama kepemimpinan berjalan.

“Kerap pilkada diasumsikan sebagai momentum evaluative politik para kontestasi dan terkhusus kepada figure incumbent. Bukan hanya jualan visi maupun misi kepemimpinan yang menjadi stimulant dalam menggarap basis dukungan masyarakat, tetapi, problem pembangunan dan penataan birokrasi yang cenderung kepada akuntabilitas, tranparansi dan akomodatif dalam mengartikulasi kebutuhan rakyat menjadi point penting dalam cakapan politik kerakyatan. Incumbent yang lemah elektabilitas saat bertarung kembali, tentunya memiliki masalah pada pemerintahan sebelumnya,” kata Djali saat dikonfirmasi Rakyat Maluku, Kamis 14 Juli.

Jika Abua tidak mampu mengendalikan situasi politik di Malteng, maka diprediksikan tampuk kekuasaan yang sudah direngkuh selama lima tahun akan direbut competitor lain. Apalagi, masyarakat Malteng hari ini, secara mindset politik sudah berubah jauh. Tidak lagi oppurtunis, karena fakta pembangunan dalam kurun waktu kepemimpinan Tuasikal tidak menunjukkan progress dalam peningkatan pelayanan public dan kesejahteraan rakyat.

“Masyarakat Malteng sudah tidak lagi buta terhadap situasi politik dan pembangunan. Semua orang sudah melek. Pasalnya arus informasi menjadi salah satu dampak terhadap perubahan psikologi ssosial terkait dengan perubahan pembangunan daerah. Ini, menjadi pertanda bahwa incumbent tidak lagi bias dengan enteng memandang politik sebelah mata. Kompetitor lain juga memiliki kans untuk merebut tampuk kekuasaan. Apalagi dengan data survey yang merilis angka elektabilitas Abua semakin anjlok,” tuturnya.

Djali menilai ada dilema tersendiri bagi Abua dengan situasi politik Malteng yang secara wacana semakin gaduh. Apalagi anti pati masyarakat yang terus membludak dari hari ke hari.

“Ini dilema tersendiri bagi Abua dalam menghadapi situasi politik di Malteng yang semakin gaduh diruang public. Persoalan ini menunjukkan jika thintank Abua tidak mampu mengkarantina wacana yang pastinya berdampak terhadap citra incumbent di Pilkada. Soal survey, apalagi itu yang menjadi basis wacana yang setiap saat ditongkrongi masyarakat,” sebutnya.

Orang-orang lama seperti Jusuf Latuconsina, Hamza Sangadji masih memiliki kekuatan lama. Namun, patut diwaspadai kandidat black hourse (Kuda Hitam) Wahab Talaohu. Talahou bahkan diprediksikan menjadi salah satu competitor yang akan berhadap-hadapan dengan Abua di Malteng. Pasalnya, signal kuat Talaohu-Lewerissa akan direkomendasikan PKB-Gerindra untuk menguburkan impian Abua mempertahankan dinasti Tuasikal di kabpaten berjuluk Pamahanusa tersebut.

“Talaohu-Lewerissa menjadi figure potensial dan merefresentasikan gerakan kaum muda untuk perubahan. Komitmen perubahan sangat penting dalam menata dan mengelola pembangunan di Malteng yang hampir pasti tidak ada progress selama ini. Kabarnya, Talaohu-Lewerissa berpeluang merengkuh rekomendasi PKB-Gerindra sebagai password menuju gelanggang pilkada Malteng,”ucapnya.

Talaohu-Lewerissa tidak datang dengan chake kosong di Malteng. Keduanya punya pengelaman kepemimpinan dan juga punya ambisi besar memajukan Malteng. Artinya kemampuan dan networking nasional yang kuat, Malteng bakal disulap sebagai salah satu daerah yang secara ekonomi dan pembangunan akan terus berkembang maju kedepan. (GM/klm)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!