Mengapa Batu Bacan Mahal? Ini Alasannya – Kilas Maluku
HEADLINE

Mengapa Batu Bacan Mahal? Ini Alasannya

APA  mungkin batu bacan bisa terjual dengan harga puluhan juta? Begitulah kesan yang terlintas dikalangan warga yang bukan pecinta batu. Jawabannya pun sulit dijelaskan. Karena memang, harga batu mulia sulit ditentukan. Bisa mahal, bisa juga sangat mahal. Tergantung peminatnya.

Namun satu hal yang umum disampaikan adalah keindahan. Semakin indah batu tersebut, maka semakin mahal harga jualnya. Itulah mengapa harga batu bacan (Chrysocolla Quarts) bisa menggunung.

Selain itu, pelengkap lain yang lebih berperan mendongkrak harga bacan adalah mitos yang terkandung didalamnya.

Meski abu-abu namun faktor mitos cukup nyata. Dari kabar yang beredar (entah dari mana) masyarakat pecinta bantu yakin ada unsur megic bagi para pemakainya. Batu Bacan sendiri memiliki mitos yang sama persis. Dari berbagai sumber yang diperoleh ada beberapa alasan yang disampaikan:

Batu Bacan akan berubah jika bersentuhan dengan kulit

Belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan mitos tersebut. Namun bagi pecinta bacan, fenomena perubahan adalah mitos yang dipercaya.

Batu bacan diyakini akan semakin manis jika dikenakan dalam waktu yang lama. Warna hijaunya, perlahan berubah menjadi hijau toska dan semakin bening. Bintik (kotoran) yang mengepul didalam batu, lambat laun akan timbul dengan sendirinya, seolah batu itu hidup.

Memancarkan ion positif untuk netralisir emosi

Batu asli Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara ini dipercaya mampu menghadirkan rasa nyaman bagi pemakainya. Batu Bacan mampu memancarkan ion-ion positif yang berguna untuk tubuh.

Mitos tersebut diyakini para pecinta Bacan. Mereka akan mengatakan ada kekuatan positif yang dirasakan ketika mengenakan batu itu sebagai cincin, gelang atau liontin. Seolah emosi yang meledak-ledak bisa terlebur secara ajaib. Padahal ini hanyalah perasaan saja. Hehehe

Mahal karena dipopulerkan mantan Presiden

Pasar batu memang sulit diprediksi, tergantung momentum. Rata-rata batu mulia memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Namun fenomena ‘buming’ Batu Bacan, berawal dari Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kabarnya, saat pertemuan resmi kenegaraan di Bali, SBY menghadiahkan Batu Bacan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Sontak setelah itu, bacan menjadi buruan kolektor dunia. Harga bacan pun meroket hingga saat ini. (iqi)

Comments

comments

NEWS UPDATE

BUAT HARI ANDA BERKUALITAS
QUICK CONTACT:
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 KILASMALUKU.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!